Assalaamu'alaikum Wr Wb, buat rekat-rekan semua, blog ini hadir hanyalah merupakan sharing pengalaman kami dan rekan-rekan. Jika ada manfaat yang bisa diambil, kami sangat bersyukur dan mohon doa. Jika karena sok tahu kami ada yang dirugikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga isinya bisa merupakan salah satu referensi. Wassalaamu'alaikum Wr Wb


Rabu, 02 September 2009

Berbisnis jamur tiram dgn modal terbatas (bag 1)

Seringkali jika ingin terjun dalam usaha/bisnis apapun, kita terganjal dengan masalah permodalan. Demikian juga dengan bisnis jamur tiram putih ini. Modal yang dibutuhkan untuk bisnis pada awalnya jika langsung membangun kumbung sendiri (bukan sistem sewa) memang cukup besar. Misalnya saja jika kita ingin berbisnis di skala 10.000 baglog, maka untuk pembuatan kumbung saja memerlukan dana sekitar 15juta an.. Lalu bagaimana dengan modal untuk pengisian baglognya? Jika harga baglog plus plu transport dan penataan Rp.2000/log, maka masih dibutuhkan dana lagi sekitar 20juta.. Berarti dana awal yang disiapkan mencapai 35 juta..


Lalu bagaimana jika dana awal kita tidak mencapai angka itu..? Mari kita bahas beberapa tips nya agar tetap bisa menjalankan bisnis ini dengan modal terbatas..

Gunakan penjadualan dengan sistem 2 kumbung. Sistem ini sangat memungkinkan dijalankan jika kita disiplin, ketat, dan rapi dalam melakukan manajemen keuangan dan manajemen pengisian kumbung.

Dalam beberapa tips terdahulu pernah kami jelaskan bahwa, jika ingin berbisnis dengan 10.000 baglog, sebaiknya, kita tidak langsung membuat kumbung dengan kapasitas sebesar itu. Tetapi dengan split/membagi menjadi 2 kumbung dengan kapasitas masing-masing 5000baglog, atau jika lahan masih memungkinkan, dibuat 6000an baglog. Perletakan kumbung disarankan jangan bersebelahan, namun memanjang atau zig zag, agar masing-masing kumbung memperoleh sirkulasi udara yang sama. Toh biaya pembuatan kumbung 10.000 dengan 2 kumbung 5000an baglog akan menghabiskan dana yang hampir sama.
Di sini, untuk modal pembuatan kumbung mutlak diperlukan dana yang 15juta an tadi.., lalu bagaimana dengan modal pembelian baglog dengan kapasitas 10.000 tadi?
Dengan membagi dua kumbung, kita hanya memerlukan dana untuk pembelian baglog dengan kapasitas 5000 baglog saja atau senilai 10juta. Lalu rawat dengan baik. InsyaALLAH menurut pengalaman kami selama ini, progres hasil panen jamur dalam 60 hari telah mencapai 60% an dari target panennya.., itu artinya dana penjualan hasil panen di 60 hari awal dari kumbung1 bisa untuk modal pengisian kumbung2. Jadi jarak pengisiannya adalah 1,5-2bulan. Lakukan perjanjian kerja dengan memberi DP dan pelunasan sebelum waktunya agar produsen baglog bisa menjadualkan tepat pada waktunya. Nah selanjutnya demikian juga ketika kumbung1 sudah waktunya diganti baglog, gunakan hasil panen dari kumbung dua untuk modal pengisiannya... dan seterusnya...

Anda bisa download beberapa data hasil panen kumbung kami sebagai perbandingan data untuk menentukan schedulling ini

Dengan sistem ini, kita dapat menjalankan bisnis 10.000baglog hanya dengan modal 5000baglog. Menarik bukan? Dalam dunia bisnis, dana mengendap adalah sesuatu yang 'diharamkan'. Dana itu diharapkan selalu berputar dan berdaya guna. Jika kita hanya membangun satu kumbung kapasitas 10.000baglog.., dari hasil panen 60 hari awal dana pembelian baglog sudah bisa kembali, lalu dana tersebut akan 'menganggur' selama 2-3 bulan sebelum bisa dibelikan baglog lagi. Jika dibelikan baglog juga ngga bisa ditaruh di dalam kumbung, karena masih ada baglog yang berproduksi.. ya khan..??

Berikut simulasinya :

Modal = 10juta untuk membeli baglog sejumlah 5000..
Target panen = 0,4kg x 5000 = 2000kg..

Progress panen dalam 60 hari = sudah mencapai 1200kg (kurang lebih 60% dari target panen), dengan harga jual Rp.7000/kg, maka telah didapatkan dana sebesar = 1200kg x 7rb = Rp.8.400.000, dana ini bisa sebagai DP untuk memesan baglog untuk diisikan di kumbung2, yang dilunasi setelah diisikan seluruhnya.. Tentunya menggunakan dana dari hasil panen jamur kumbung1.

Catatan : jika bisa menjual dengan harga lebih, katakan Rp.8000/kg, maka untuk pembelian baglog, malah bisa langsung dilunasi agar bisa tepat waktu pengisiannya.

Nanti, saat kumbung2 juga berproduksi selama 60hari, saat itu juga bertepatan dengan waktu penggantian baglog pada kumbung1, dana hasil panen kumbung2 ditambah tentunya hasil dari kumbung1 sendiri, bisa langsung digunakan untuk membeli baglog pada kumbung1.

Syarat jika memakai sistem ini adalah :

1. Kita harus disiplin dan sangat ketat menentukan jadual pengisian kumbung agar tepat waktu dan tidak terlambat
2. Harus ada semacam perjanjian kerja dengan produsen baglog agar pengisian kumbung bisa tepat waktu..
3. Memiliki manajemen keuangan yang baik agar dana tidak tercecer di mana-mana (ini kelemahan utama petani)
4. Baglog yang diisikan di kumbung sebaiknya sudah memiliki miselium sekitar 40% atau 50%..
5. Perawatan kumbung harus optimal agar semua hasil panen bisa sesuai target yang diharapkan..
6. Berdoa, keluarkan zakatnya, dan tawakkal kepada ALLAH SWT yang banyak.., karena disinilah kekuatan bisnis manapun juga terutama dalam bisnis agro dan pertanian..

12 komentar:

  1. wah bagus juga nih infonya,kayanya asyik bisnis ini

    BalasHapus
  2. trim's ya buat infonya, kebetulan saya sedang mencari info mengenai budidaya jamur dengan modal yang terbatas.

    BalasHapus
  3. aslm, salam kenal.tolong jelaskan bagaimana zakat pertanian(khusus soal jamur), saya masih bingung!

    BalasHapus
  4. Waduh, website ini sungguh luar biasa..informasinya juga jelas, saya juga lihat website yang bagus mengenai jamur tiram putih di www.jamurtiramputih.com

    BalasHapus
  5. Benar-benar memberikan pengalaman yang bagus kepada new comer di dunia perjamuran, mungkin saya ada tambahan tips pak, buat proposal dan tawarkan kepada pemodal, saya sendiri baru saja mendapat investor senilai hampir 30 juta untuk budidaya 10.000 baglog

    Proyek ini saya ulas di Http://jamur-kita.blogspot.com

    BalasHapus
  6. Assalamu'alaikum Wr. WB.

    Syukur Alhamdulillah saya menemukan literatur dari website anda mas Fithrawan Satriyanto, saya Abdul Malik dari KEcamatan Sambikerep - Surabaya Barat daerah Citraland, saya sudah budidaya jamur tiram putih, sudah 2x tanam pertama 100 baglog dan sekarang saya tambah 320 baglog, permintaan jamur tiram dikota surabaya sangat tinggi setiap hari pemesan indent 2hari karena hasil penen terbatas, untuk meningkatkan kapasitas produksi kira² tips apa yang mujarap untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga hasil panen agar tetap fres sampai beberapa waktu, selama ini untuk packing kami menggunakan sealer 5mm.

    Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

    Abdul Malik
    031 - 72003193, 72003194
    http://indonetwork.co.id/my_tas
    http://my-tas.dinomarket.com

    BalasHapus
  7. berguru langsung ke malang yuk!

    BalasHapus
  8. ass. mau tanya nih. klo budidaya jamur itu harus pake kumbung ya? klo saya punya lahan pake tembok tapi ga ada atapnya. itu bisa ga ya utk budidaya jamur tiram? trus kalo pake kumbung, nama plastik untuk kumbung itu apa? trmksh....

    BalasHapus
  9. Assalamu'alaikum Wr. WB.
    Saya mau budidaya jamur tapi blm punya pengalaman.Shg sementara mau pakai emperan samping rumah ,di modifikasi jadi kumbung untuk mencoba tanam.,edikit dulu 500 baglog.Bila skala kecil berhasil mau sy kembangkan lagi.Lokasi desa Mojoarum.Tulungagung.Yg sy tanyakan
    1 Bagaimana pendapat bapak.
    2 Berapa harga per satuan baglog.
    dan brp ongkos kirimnya.

    BalasHapus
  10. mas numpang promosi
    kami cendawan jamur jogja menerima pesanan baglog 1500/baglog berat 1.5kg, bibit jamur, dan peralatan bddaya (alat press 20 log/menit, dll), kripik 50rb/kg
    siap kirim ke luar kota, pulau sumatra dan bali
    hub: nurdin 085292986203 (sleman jogjakarta)

    BalasHapus
  11. bapak boleh main ke malang ga? kalo boleh mau berguru gitu :)

    BalasHapus
  12. yaaaa kalo bisa dimodalin juga biar seruuu

    BalasHapus