Assalaamu'alaikum Wr Wb, buat rekat-rekan semua, blog ini hadir hanyalah merupakan sharing pengalaman kami dan rekan-rekan. Jika ada manfaat yang bisa diambil, kami sangat bersyukur dan mohon doa. Jika karena sok tahu kami ada yang dirugikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga isinya bisa merupakan salah satu referensi. Wassalaamu'alaikum Wr Wb


Rabu, 31 Desember 2008

Komentar blog di bisnis jamur tiram

Sebelumnya kami penasaran banget dengan fitur penulisan komentar di blogger. Kami ingin sekali blog ini dapat memiliki fitur komentar yang komunikatif dan mudah dengan pengunjung blog..
Memang blogspot tidak seperti wordpress yang lebih komunikatif dan mudah untuk berkomentar langsung pada posting blognya..

Namun, Alhamdulillah sekarang blog ini sudah dengan mudah mencantumkan komentar-komentar.. Ngga percaya.., silahkan buka salah satu posting kami.., lalu langsung saja memberikan komentar.. jreng.. ngga seperti sebelumnya.., komentar anda langsung muncul saat itu juga.. Memang terkadang ada error.., tetapi jika dicoba lagi biasanya ok saja tuh..

Terima kasih banyak dengan tim tips-trik-blog.blogspot.com
ok banget tips nya.. semoga tambah sukses selalu...

Berikut langkah sederhananya jika Anda juga penasaran dengan fitur komentar ini..

login ke http://draft.blogger.com bukan http://blogger.com lho yaaaaa...

masukkan user dan password anda seperti biasanya
lalu masuklah ke halaman panel kontrol

klik pengaturan ----> komentar

pada opsi komentar itu pilihlah tampilkan

pada pilihan "siapa saja yang bisa berkomentar" pilih sesuai keinginan Anda.., tetapi saran saya pilih siapa saja

pada pilihan "penempatan formulir komentar" pilih semat dibawah entri

setelah itu jangan lupa simpan pengaturan

udah gitu aja.., langsung buka salah satu posting Anda.., akan muncul kotak komentar.., dan jika

mengisi.., langsung bisa muncul komentar tanpa ribet-ribet lagi..

OK.. SIlahkan berkomentar sepuasnya pada postingan kami.. tentang jamur tiram ini..

Selasa, 30 Desember 2008

Panduan dan tips pembelian baglog jamur tiram putih

Umumnya, masyarakat memulai bisnis jamur tiram dengan membeli baglog dan merawatnya. Ini karena praktis dan lebih cepat menuai hasilnya daripada harus melakukan sendiri budidaya jamur tiram. Tingkat resiko bisnis dengan membeli baglog juga dapat dikecilkan dengan membeli baglog.

Untuk membeli baglog, terdapat hal-hal penting yang harus diperhatikan agar tidak terjadi kerugian bagi pebisnis jamur tiram. Berikut ini akan kami uraikan sedikit mengenai panduan membeli baglog jamur tiram :

- Perhatikan ukuran dan berat baglog
Umumnya, baglog yang ada menggunakan plastik ukuran diameter 12cm panjang 30 cm. Berat rata-rata baglog dengan ukuran ini berkisar 1,3kg – 1,6kg. Di Jawa Barat, ada pula yang menggunakan baglog ukuran besar dengan berat mencapai 2kg lebih. Berat baglog ini menentukan perkiraan hasil panen jamur tiram putih nantinya.

Baca posting kami:
Perkiraan hasil panen jamur tiram bagian 1
Perkiraan hasil panen jamur tiram bagian 2


Gambar baglog kondisi miselium kosong dengan berat sekitar 1.4kg

- Perhatikan tingkat kepadatan serbuk gergaji kayu dalam baglog
Kepadatan serbuk gergaji baglog sangat menentukan hasil panennya. Semakin padat baglog tersebut, semakin banyak hasil panen jamur tiram yang didapat. Secara otomatis pula, semakin padat, maka berat baglog akan semakin berat.. Sebaiknya sebelum membeli, anda perhatikan proses pemadatan baglog yang ada, apakah menggunakan alat pemadat (yang hasilnya pasti lebih padat), atau masih dengan cara manual dengan ditusuk-tusuk saja.

- Tanyakan jenis kayu dari serbuk gergaji bahan utama baglog tersebut.
Jamur tiram yang akan dibudidayakan adalah jenis jamur kayu saprofit yang mengambil nutrisi makanan dari zat/tumbuhan yang sudah mati (dalam hal ini serbuk gergaji). Jadi sebenarnya nutrisi utama untuk penumbuhan jamur tiram itu diambil dari serbuk gergaji yang ada.. Disini, pemilihan jenis kayu menjadi sangat menentukan banyaknya hasil panen jamur tiram nantinya. Umumnya jenis kayu yang digunakan adalah kayu sengon, kayu kembang, kayu kampung, kayu mahoni. Semakin keras secara fisik jenis kayu yang dipilih, akan menjadikan kayu tersebut semakin lama lapuk, sehingga dapat lebih lama menghasilkan jamur tiram dan tentunya lebih banyak panennya. Jenis kayu yang agak keras contohnya seperti kayu kampung dan kayu mahoni, biasanya dengan ukuran plastik baglog yang sama, beratnya bisa mencapai 1,6kg bahkan 1,7kg. Untuk kayu jenis sengon, umumnya berat rata-rata baglog hanya 1,3kg-1,4kg. Memang.., para pebudidaya jamur tiram tidak selalu mendapatkan jenis serbuk gergaji kayu keras, karena mereka sangat tergantung dengan pasokan serbuk gergaji dari tempat-tempat penggergajian kayu di daerahnya.

- Pembibitan jamur tiram
Untuk produsen baglog yang telah berpengalaman, umumnya sudah menguasai tatacara pembuatan bibit F1, F2 dari jamur tiram. Sebaiknya kita memilih produsen baglog yang demikian, karena jika kita membeli baglog dari produsen/pebudidaya yang bibit F2 nya masih beli di produsen lainnya, tentunya hal ini menunjukkan tingkat pengalaman dan pengetahuannya masih kurang. Disamping itu resiko kegagalan pertumbuhan miselium masih cukup tinggi untuk produsen yang bibitnya beli, hal ini dikarenakan mereka pun belum tahu kualitas bibit F2 yang dibelinya. Pada pengalaman kami, jenis jamur tiram dari pembelian bibit bisa berbeda-beda dengan karakteristik stren yang berbeda pula. Jika diperlukan, lihat pula contoh hasil panen jamur tiram yang ada dengan bibit yang digunakan oleh produsen tersebut, dengan demikian kita dapat dengan yakin akan hasilnya. Hal lainnya adalah, untuk produsen yang mampu membuat bibit sendiri, biasanya menggunakan bibit sebanyaknya pada baglog produksinya, ini memang akan lebih cepat menumbuhkan miselium, berbeda dengan produsen baglog yang masih membeli, tentunya mereka akan berusaha mengirit dengan memberikan sesuai takaran pada proses inokulasi (pemberian bibit pada baglog).

- Sterilisasi
Perhatikan dengan baik proses sterilisasi pada baglog. Produsen yang telah melakukan proses sterilisasi menggunakan steamer dengan kapasitas besar (1000 baglog misalnya), yang menggunakan steamer beton atau baja, umumnya memiliki resiko kegagalan pertumbuhan miselium lebih kecil daripada produsen yang masih menggunakan drum sebagai alat steamernya. Dalam pengamatan kami, baglog yang gagal menumbuhkan miselium dari steamer beton, tidak sampai 1%, karena per 1000 baglog, hanya mati sekitar 10 buah saja.

- Pemilihan kondisi miselium dan garansinya
Produsen baglog umumnya menawarkan harga tergantung dengan kondisi miseliumnya. Untuk miselium kondisi penuh (hampir 90%) dihargai lebih tinggi daripada miselium kondisi kosong (masih baru proses inokulasi). Pembelian baglog dengan kondisi miselium kosong memiliki keuntungan yaitu kondisi inkubasi benar-benar matang di kumbung, hal ini baik untuk penumbuhan buah jamurnya, karena bisa benar-benar sesuai dengan jadual, kerugiannya adalah, resiko kegagalan tumbuh miselium tinggi, karena banyak faktor, yaitu kebersihan kumbung, kebersihan saat transportasi, suhu, kontaminasi jamur liar, dsb dst dll dan banyak faktor yang kami juga masih belum paham paham.

Untuk pembelian baglog kondisi miselium penuh, keuntungannya adalah, resiko matinya baglog sangat kecil, karena memang miselium sudah tumbuh.., hehe. Akan tetapi biasanya, terdapat faktor miselium patah di tengah atau di pinggir pada saat pemindahan dan transportasi dari ruang inkubasi produsen ke kumbung milik Anda.. Hal inilah yang menyebabkan dapat terjadi keterlambatan jadual panen antara 2 – 3 minggu dari jadual, karena baglog membutuhkan waktu untuk menambung miselium yang patah. Istilah kami adalah baglog stress saat dipindah/transportasi.


gambar baglog kondisi miselium diatas 80%

Menurut pertimbangan kami, yang terbaik adalah membeli baglog dengan kondisi miselium sekitar 10-20%. Hal ini dikarenakan, InsyaALLAH baglog tidak mati (sudah ada miseliumnya dan tumbuh), dan resiko patah miselium juga kacil, karena memang setelah itu proses inkubasi dari 10%-100% akan dijalankan di kumbung milik Anda, bukan di ruang inkubasi produsen..

Gambar baglog kondisi miselium sekitar 10%

Satu lagi, ada baiknya diadakan semacam perjanjian dengan pihak produsen baglog untuk mengganti apabila terdapat baglog yang gagal menumbuhkan miselium. Sungguhpun begitu ini berarti kerugian bagi kedua belah pihak, karena waktu, tenaga, dan biaya yang tersita.

- Harga baglog yang wajar
Inilah bagian yang paling penting bahkan pueeentiiiiiiing buangeeeeeet. Karena yang namanya bisnis, tentu ujung ujungnya pasti duit.. Katakanlah Anda memiliki permintaan pasar jamur tiram dengan harga stabil Rp.6500/kg di tingkatan petani, memang akan lebih baik jika langsung ke user yang harga bisa mencapai Rp.9000/kg, tetapi saya menyebutkan nilai rendah dulu supaya jangan bereskpektasi terlalu tinggi dengan keuntungan, berarti untuk mencapai Break Even Poin (BEP), rumus harga baglog dan biaya operasional dan perawatan plus keuntungan adalah (Harga baglog + perawatan + keuntungan) = 0.4 kg x Rp. 6500. Atau (Harga baglog + perawatan + keuntungan) = Rp.2600.

0.4 kg adalah perkiraan hasil panen jamur tiram total, baca posting kami yaa.... untuk lebih jelasnya.

Dengan rumus tersebut, artinya harga kewajaran baglog adalah antara Rp. 1500 – Rp. 2000 /baglognya. Itu artinya jika termahal dihargai Rp. 2000/baglog, Anda masih memiliki keuntungan kotor Rp.600/baglog. Jika Anda berinvestasi sebanyak 1000 baglog, itu artinya keuntungan Anda sekitar Rp.600.000 selama masa produksi jamur tiram yang kurang lebih 4 bulan. Keuntungan ini akan semakin tinggi, jika Anda dapat menjual lebih mahal tentunya...

Nah.., dengan demikian, jika produsen baglog ada yang menawarkan harga hingga Rp. 3000,- bahkan lebih.., hampir bisa dipastikan, Anda sudah mengalami kerugian sebelum Anda memulai bisnis ini... Karena hasil perhitungan BEP dari jamur tiram tadi adalah Rp.2600,- (Rugi Rp.400/baglog). Jadi tolong diperhatikan dengan benar mengenai hal ini, jika Anda memperoleh produsen dengan harga demikian, lebih baik Anda mencari produsen lainnya saja...

- Penelitian itu perlu..

Saran kami, sebaiknya Anda melakukan survey dulu di beberapa produsen baglog, beli saja masing-masing 5 balgog, amati pertumbuhan miseliumnya, lama pertumbuhannya, dan juga timbang dengan benar hasil panennya. Mungkin semua proses ini akan memakan waktu hampir 6 bulan.., tetapi proses survey dan penelitian ini sangat perlu dilakukan agar Anda tidak mengalami kerugian dan kapok berbisnis jamur tiram pada akhirnya...

Link yang berkaitan :

Berbisnis jamur tiram dengan membeli baglog

Bagaimana pemasaran jamur tiram putih

Membentuk jaringan pasar yang efektif

Memperkirakan hasil panen jamur tiram

Perawatan yang tepat untuk menghasilkan keuntungan yang optimal

Panduan untuk berbisnis ONLINE

Senin, 29 Desember 2008

Beberapa Paket Penjualan Jamur Tiram Putih

Untuk pemasaran jamur tiram, Kami melakukan beberapa pengemasan yang berbeda tergantung permintaan dari konsumen itu sendiri. Ada yang curah, kemasan pasar, dan juga untuk permintaan luar kota, dibuat dalam bentuk paket.

Untuk dalam bentuk curah, biasanya dijual langsung ke konsumen atau user yang mempunyai usaha rumah makan. Harga curah biasanya sekitar Rp.8000 /kg jika langsung diambil di Batu-Jawa Timur. Atau diambil di rumah kami Jl. Bendungan Nawangan 4 Malang.


KHUSUS PEMESANAN KE SURABAYA..:

- Minimal order 10Kg (untuk pemesanan di bawah 10 kg CALL 0817384454)

- Jamur curah ditempatkan dalam kantung plastik per 5kg dibungkus rapi

- Harga curah Rp.8000/kg plus biaya kirim via Bis patas Malang-Surabaya Rp.10.000

- Jadi harga per paket 10 kg adalah Rp. 90.000.

- Paket jamur tiram diambil sendiri di Terminal Bungurasih SURABAYA

- Untuk pemesanan diantarkan sampai di alamat Surabaya, Harga Rp. 12.000/kg minimal order 10kg (pemesanan dibawah 10kg CALL 0817384454)


Untuk pengiriman dalam bentuk kemasan

Ada lagi untuk pengiriman ke luar Kota. untuk menjaga kondisi tetap segar, harus dipastikan sealer plastik dalam keadaan hampa udara. Pemetikan jamur juga harus dilakukan paling tidak 3 jam sebelum pengiriman, sehingga masih dalam keadaan baru.

Kemasan di seal dalam plastik tebal 0.04 dan dikemas per 0,5kg atau 1kg

Untuk paket ini, kami letakkan dalam kardus rokok, dan dalam satu paket sekitar 15kg. Harga untuk paket ini Rp.11.000 /kg, belum termasuk biaya kirim...

Untuk pengiriman ke surabaya di titipkan bis patas, biayanya sekitar Rp.15.000 per paket. Untuk pengiriman ke Bali, biaya pake bis malam berkisar antara Rp. 35.000-50.000.

PAKET KEMASAN:

HARGA KE SURABAYA :

jika pesan 10 kg = Rp. 11.000 x 10 = Rp.110.000 + By kirim Rp.10.000 = Rp. 120.000

jika pesan 15 kg = Rp. 10.500 x 15 = Rp.157.500 + By kirim Rp.15.000 = Rp. 172.500

Paket diambil di terminal bungurasih Surabaya..

- Untuk pemesanan diantarkan sampai di alamat Surabaya, Harga Rp. 15.000/kg minimal order 10kg (pemesanan dibawah 10kg CALL 0817384454)

Jamur yang kami pasarkan adalah jamur segar panen hari itu juga, langsung dikemas dan dikirimkan.

MENERIMA PENGIRIMAN PAKET JAMUR TIRAM KE LUAR PULAU
DENGAN SISTEM PORT TO PORT Paket diambil di bandara setempat

- MAKASAR + biaya kirim Rp. 13.000 /kg
- BATAM + biaya kirim Rp. 13.500 /kg
- PEKANBARU + biaya kirim Rp. 14.000 /kg

Paket jamur di seal dalam plastik tebal 0.05 dan 0.08 dengan kemasan 250gram / 500gram tergantung pesanan. TERBUKTI AWET DAN DAPAT MEMPERTAHANKAN KESEGARAN HINGGA DI TEMPAT.

Jumat, 28 November 2008

Memilih pembiayaan untuk budidaya jamur tiram

Bagi pebudidaya jamur tiram, terkadang bingung memilih pembiayaan terhadap usaha agrobisnis ini. Umumnya apabila produksi dan pasar telah didapat dengan baik. Maka usaha ini sangat layak untuk mendapatkan pembiayaan dari pihak Bank atau yang lainnya.
Kami pernah mengajukan proposal kredit di Bank untuk pembiayaan jamur tiram ini, akan tetapi karena terbentur masalah jaminan dan lokasi yang masih sewa, pihak Bank masih belum menyetujuinya.
Hal tersebut ternyata malah merupakan berkah bagi kami, karena menurut perhitungan yang ada, sebenarnya pembiayaan Bank konvensional tidak terlalu sesuai dan cocok untuk budidaya jamur tiram ini..
Umumnya Bank konvensional mematok sejumlah bunga tertentu dan nilai bunga dan pokoknya dicicilkan setiap bulannya. Untuk usaha jamur tiram, dimana terdapat masa inkubasi yang tidak menghasilkan jamur sama sekali, dirasa sistem ini kurang begitu sesuai. Selain itu pihak Bank rata-rata mensyaratkan waktu di atas 1 tahun. Padahal untuk jamur tiram, lebih cocok merupakan kredit jangka pendek yaitu 6 bulan saja.
Karakteristik hasil panen jamur tiram memakan waktu hanya 4 bulan inilah yang membuat kami mencari-cari pembiayaan yang paling cocok untuk usaha ini.
Alhamdulillah, setelah berkonsultasi dengan berbagai pihak, Kami rasa pembiayaan model syariah lah yang paling tepat untuk budidaya jamur tiram ini.
Nisbah bagi hasil yang ditetapkan adalah 60 % untuk pihak Kami, dan 40 % untuk pihak pembiayaan. Kalau dihitung per bulannya nilai bunga yang ditentukan adalah 1,9% per bulan.. (jreeeeng..). Jika dilihat dari nilainya rasanya kog besar banget yaa..., di iklan-iklan untuk bank konvensional rata-rata Cuma 1% perbulan bahkan kurang dari itu.. Sebenarnya jika diterapkan dengan benar.. malah sistem Syariah inilah yang lebih murah..... Lhoooo.. ..Kog bisa.......????!. Sabar... akan kami jelaskan sedikit saja perhitungannya...

Ini jika bank konvensional yang pernah kami ajukan...

Pinjaman sebesar Rp. 10.000.000,-
Masa waktu pengembalian 2 tahun (24 bulan). Karena pembiayaa mikro (di bawah 50juta), bunganya 1,5% per bulan.
Jadi, nilai yang dicicil per bulannya adalah : Rp. 566.667,- selama 2 tahun.. Dan ini wajib selama 2 tahun.
Walaupun dalam 5 bulan sebenarnya dana 10 juta tersebut bisa dikembalikan dari penjualan jamur tiram, tetapi dengan sistem ini fix tidak boleh ditebus dalam 5 bulan dan harus dicicilkan terus selama 2 tahun.

Kalau model syariah adalah sebagai berikut :
Pembiayaan sebesar Rp. 10.000.000,-
Masa waktu pengembalian 2 tahun (24 bulan). Dihitung nisbah bagi hasil untuk Bank syariah sebesar Rp. 4.560.000,- dan telah ditentukan di awal. Kalau dihitung perbulan jatuh bunganya 1,9%.
Nilai yang dicicilkan per bulannya adalah : Rp. 606.667,- selama 2 tahun.

Lho...., katanya lebih murah...??????.. sebentar.. sebenar.. sabar...
Lebih murahnya itu dikarenakan, sebenarnya kalau dilihat dari progress hasil panen, dana tersebut dapat terkumpul dalam 90 hari. (alias 3 bulan saja..). Jika diambil nilai amannya saja.., misalkan dana akan dikembalikan dalam 5 bulan.., pihak Bank Syariah hanya meminta tambahan cicilan selama 1 bulan.. Jadi hitungannya adalah sebagai berikut...:
Pinjaman : 10.000.000
Bulan I cicilan : 606.667, sisa hutang = 9.393.333
Bulan II cicilan : 606.667, sisa hutang = 8.786.666
Bulan III cicilan : 606.667, sisa hutang = 8.179.999
Bulan IV cicilan : 606.667, sisa hutang = 7.573.332

InsyaALLAH pada bulan ke-4, ini sisa hutang sebesar 7.573.332 sudah didapatkan dari progress panen, hal ini dapat dilihat dari referensi progress panen kami di data berikut ini...
Nah.., jika pada bulan ke-4 nilai tersebut dilunasi.., maka pihak Bank hanya meminta tambahan cicilan 1 bulan saja....

Jadi nilai yang disetor ke Bank adalah : 606.667 x 5 + 7.573.332 = 10.606.667,- dalam 5 bulan. Itu artinya keuntungan bersih bagi pihak Bank Syariah adalah sebesar 606.667,- dalam 5 bulan.. atau 6.06%, jika dibagi 5 menjadi = 1.212% saja.. (Lebih murah khan...???)... jika konvensional nilainya mati di 1.5%/bulan selama 2 tahun...

Sekarang coba dianalisa lagi nilai 6.06% itu jika dibagi 12 atau dianggap 1 tahun pembiayaan jatuhnya hanya 0,5% per bulannya....

Kesimpulan Kami.., nisbah bagi hasil Bank Syariah untuk pembiayaan usaha agrobisnis jamur tiram putih lebih menguntungkan daripada pembiayaan menggunakan Bank Konvensional.

Untuk masalah pembiayaan pada budidaya jamur tiram ini, Kami bekerja sama dengan pihak BPR SYARIAH BUMI RINJANI MALANG yang kantornya di Jl. Arief Margono No. 32 Malang. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Inta yang telah menjelaskan dengan baik sistem pembiayaan syariah kepada kami...

periode investasi kumbung no.4

Investasi jamur tiram putih pada kumbung No. 4 saat ini memasuki periode ke-2. Diharapkan semua sesuai dengan schedule kerja yang telah kami rencanakan sebelumnya. Kumbung ini berkapasitas total 11.000 baglog, tetapi pada periode ke-2 ini kami turunkan menjadi 8000 baglog untuk menambah sirkulasi udaranya. Pada periode I hasil total jamur tiram dengan isi 11.000 baglog mencapai rata-rata 375 gram per log atau total panen adalah 4125 kg. Dengan mengurangi isi kumbung menjadi 8000 baglog, kami harapkan rata-rata hasil panen bisa meningkat di kisaran 420 gram per log nya.

Schedule kerja pada kumbung No. 4 dapat dilihat di sini


Sesuai dengan schedule kerja, kami telah mengisi kumbung pada tanggal 7 dan 8 november 2008 dengan kondisi miselium masih kosong. Menurut pengalaman selama ini, jika jenis serbuk kayu yang digunakan adalah kayu sengon, masa inkubasi di dalam kumbung mencapai 25 hari. Tetapi kali ini serbuk kayu yang digunakan pada media baglog adalah kayu mahoni yang secara fisik memang lebih keras daripada kayu sengon. Perkiraan kami masa inkubasi yang dibutuhkan mencapai 35-40 hari. Pada foto berikut ini tampak miselium telah mencapai 40% tanggal 23 november kemaren.






Memasuki minggu ke-4 bulan november, pertumbuhan miselium telah mencapai 60%. Harapan kami, awal bulan desember telah mencapai 85% – 90% dan telah siap dibuka tutupnya untuk diberikan raising penurunan suhu sehingga di pertengahan bulan desember InsyaALLAH kumbung no. 4 telah mulai memasuki masa produksi. Dengan berproduksinya kumbung no. 4 nantinya diharapkan pasokan jamur tiram putih ke masyarakat bisa ditingkatkan lagi.

Saat ini, kami juga telah mendapatkan kata sepakat dengan pihak agronusa mushroom untuk mengambil alih pengelolaan kumbung no. 2. Ini karena kumbung ini letakknya satu lokasi dengan pengelolaan kami. Berikut denahnya :


InsyaALLAH jika semua lancar, kumbung no. 2 yang memiliki kapasitas 7000 baglog dapat kami kelola untuk periode I pengisian kumbung di akhir bulan desember nanti.

Schedule kerja yang kami rencanakan untuk kumbung no. 2 dapat di download di sini.

Jadi pada 2009 nanti, Kami telah meningkatkan kapasitas pengelolaan dari 25.000 baglog menjadi 32.000 baglog pada 4 kumbung.

Profil kumbung no. 2 ini dapat dilihat disini

Memang idealnya pengelolaan 4 kumbung ini dapat secara berkala diisi dengan interval 1bulan – 1,5 bulan, dengan begitu kapasitas produksi jamur dapat tetap dijaga dengan baik. Memang, faktor cuaca juga sangat berpengaruh terhadap produksi jamur tiram, tetapi dengan mengusahakan scheduling yang baik pada pengelolaan kumbung, InsyaALLAH produksi jamur tiram dapat dengan stabil dijaga.

Senin, 24 November 2008

keluhan turunnya panen jamur tiram putih

Dalam seminggu minggu terakhir ini hasil panen jamur tiram putih turun secara drastis. Pasokan jamur tiram ke Pasar yang turun ini dikeluhkan bukan saja oleh petani jamur, tetapi juga para bakul, pedagang, dan pengecer di Lapangan. Kami beberapa kali ditelpon untuk menambah kapasitas jamur tiram, tetapi memang dikarenakan 1 kumbung yang ada masih dalam masa inkubasi, akhirnya Kami hanya mengandalkan panen dari 2 kumbung saja. Kami berkali-kali mohon maaf kepada para pedagang yang mengambil jamur tiram kami, Karena memang turunnya hasil panen jamur tiram disebabkan beberapa faktor. Kami harapkan dalam minggu ke depan grafik panen sudah kembali naik untuk menjaga kestabilan pasokan jamur ke pasar.




Dalam foto tersebut tampak bahwa hasil panen satu grup jaringan penjualan jamur tiram putih dalam seminggu terakhir turun drastis. Puncak hasil panen terjadi tanggal 7 november 2008 yang mencapai 200 kg lebih. Tampak pula bagi catatan yang masih kosong itu berarti kumbung masih dalam masa inkubasi.

Turunnya hasil panen jamur tiram ini disebabkan oleh faktor dari luar dan faktor dari dalam.

Untuk faktor luar, suhu yang terlalu dingin dan curah hujan yang cukup tinggi di daerah Batu dalam sepekan terakhir ini menyebabkan kelembaban sangat tinggi, bahkan cenderung basah. Untuk tingkat kelembaban yang terlalu tinggi inipun malah dapat menghambat pertumbuhan tubuh buah. Selain itu jamur yang dipanen pun cenderung basah. Untuk hal ini sudah diantisipasi dengan menutup dinding kumbung menggunakan plastik dan mulsa dan hasilnya cukup efektif mengurangi tingkat kadar air jamur tiram putih saat dipanen. Suhu yang terlalu dingin (mencapai 17oC) juga ternyata kurang baik bagi pertumbuhan tubuh buah, dalam pengamatan Kami, jamur dapat berproduksi optimal di kisaran suhu 23oC hingga 27oC.

Untuk Faktor dari dalam, memang hal ini disebabkan grafik panen yang sedang menurun. Untuk ini akan kami coba jelaskan dalam uraian berikut ini. Kami pernah mengadakan sebuah pengamatan kecil untuk meneliti pola panen jamur tiram putih. Pengamatan yang dilakukan adalah :

  1. Pengamatan terhadap beberapa rak baglog jamur dan melakukan pembukaan tutup baglog dengan interval tertentu.
  2. Melakukan pencatatan jumlah baglog yang menghasilkan panen jamur tiram putih
  3. Melakukan pencatatan berat jamur tiram putih dari masing-masing pembukaan
  4. Meneliti masa panen awal yaitu di 40 hari pertama

Data pengamatan tersebut dapat di download di sini :

DATA PENGAMATAN

Kesimpulan awal dari pengamatan kecil tersebut adalah sebagai berikut :

Baglog dapat menghasilkan 2 kali pemanenan dalam 40 hari pertama, dan rata-rata berat jamur tiram per baglognya sekitar 100 gram.

Masa panen untuk masing-masing grup pembukaan (misalnya 1400 baglog) adalah sekitar 15 hari dan membentuk grafik kurva naik lalu turun kembali.

Grafik pengamatan tersebut dapat di download di sini :

GRAFIK PENGAMATAN

setelah itu baglog mengalami masa inkubasi ulang untuk panen ke-2 selama kurang lebih 5 hari, kemudian grafik naik lagi untuk masa panen ke-2 dengan masa yang sama yaitu sekitar 15 hari juga.

Sebaiknya untuk menjaga stabilitas panen, pembukaan baglog dilakukan tidak secara serentak tetapi dengan memberikan interval. Misalkan untuk kumbung dengan kapasitas 5000 baglog, pembukaan dapat dilakukan per 1000 baglog dengan interval 2 hari. Hal ini jika diperhatikan dari grafik panen, tujuannya agar hasil panen dapat berada terus pada puncak grafik.

Strategi untuk penjadualan panen dan pengaturan interval pembukaan baglog ini sangat penting bagi pebudidaya yang memiliki kontrak penjualan tetap dengan pihak pembeli jamur tiram. Memang untuk pengaturan ini sifatnya empiris, dan masih banyak lagi faktor yang mempengaruhi pertumbuhan jamur tiram putih. Tetapi segala upaya yang ada layak untuk diusahakan demi menjaga kualitas dan kuantitas jamur tiram putih di pasaran.



Minggu, 16 November 2008

Bagaimana prospek usaha budidaya jamur tiram??

Untuk menjawab pertanyaan ini. Tanyakan dan tentukan dahulu kapasitas pasar atau permintaan masyarakat akan jamur tiram. Kemudian apakah jumlah jamur tiram yang ada sudah dapat memenuhi permintaan yang ada tersebut..??

Tentunya prospek suatu usaha ditentukan oleh permintaan akan komoditi tersebut. Untuk daerah Malang Raya, Kami masih berani mengatakan bahwa usaha ini masih sangat prospektif. Hal ini diindikasikan dengan jumlah permintaan jamur tiram yang terus meningkat. Sedangkan produksi jamur yang ada masih cenderung stagnan. Hal ini dikarenakan jumlah pemain (pebudidaya jamur tiram) masih kurang. Kebanyakan hanya coba-coba saja dan tidak ditekuni atau diteruskan.
Baca posting kami tentang memulai usaha budidaya jamur tiram secara mudah

Jika diadakan suatu pelatihan tentang budidaya jamur, maka lulusannya akan terbagi menjadi beberapa kemungkinan. Ada yang menganggapnya sebagai tambahan ilmu dan tidak melanjutkan menjadi suatu action, ada yang ikut dengan serius dan melanjutkannya dengan tindakan nyata (biasanya hanya 3 dari 10), yang terakhir, ada yang hanya ikut teman saja bahkan hanya untuk pacaran, hehe.

Untuk lebih jelasnya.., berikut gambaran mengenai pemenuhan kapasitas pasar jamur tiram bebanding dengan produksi yang ada :

Secara nyata saja, Kami diupayakan dapat mengirim jamur tiram Ke :
Pasar Surabaya = 100 kg/hari
Pasar Batu (untuk sore) = 50 kg/hari
Pasar Malang = 50 kg/hari.
Total seluruhnya 200 kg/hari.

Permintaan tersebut memiliki harga yang stabil yaitu untuk jamur tiram curah seharga Rp.6500 – Rp. 7500 /kg (diambil). Untuk bentuk kemasan per 200 gram dengan harga Rp.9000 – Rp.11.000 /kg. Fluktuatif harga ini tergantung pasokan jamur. Tetapi selama ini harga cenderung stabil.

Kumbung yang kami miliki untuk memenuhi permintaan tersebut adalah total 25.000 baglog. Andaikata saja kami pukul rata seluruhnya berproduksi dengan hasil panen maksimal 450gram per log, maka total hasil panen adalah : 0.45 kg x 25.000 = 11.250 kg.
Karakteristik jamur tiram itu adalah memiliki masa inkubasi 30 hari dan produksi selama 120 hari. Jika ini kami mampatkan tanpa memperhitungkan masa pembuatan baglog maka total adalah 150 hari.

Berarti kesimpulannya panen harian rata-rata adalah 11.250/150 = 75 kg.

Jadi dengan demikian produksi yang ada (75 kg/hari) masih belum dapat memenuhi permintaan (200 kg/hari).

Baca posting kami mengenai pembentukan jaringan pasar jamur tiram

Untuk dapat memenuhi permintaan tersebut, kami harus mengupayakan jumlah baglog dan pembangunan kumbung hingga dua kali lipatnya. Yaitu hingga 50.000 baglog. Untuk ini diperlukan biaya yang masih sangat besar karena harus membangun kumbung, mengupayakan peningkatan produksi baglog, dsb. Karena hal ini belum bisa kami upayakan (karena modal dan sumberdaya yang terbatas tentunya), maka yang paling mungkin adalah berbagai pihak ikut berbudidaya jamur tiram juga.

Sebagai catatan, permintaan yang ada tersebut adalah permintaan yang sudah pasti dan kontinu, sedangkan permintaan yang bersifat temporary juga cukup banyak seiring dengan dikenalnya jamur tiram ini. Untuk permintaan sementara yang jumlahnya sedikit dan tidak tetap ini, biasanya jamur bisa laku dengan harga cukup tinggi.

Dengan keterangan kami tersebut. Silahkan ditentukan, apakah usaha budidaya jamur tiram ini tergolong prospek atau tidak. Tetapi bagi kami, semakin prospeknya usaha ini digambarkan dengan semakin banyaknya permintaan jamur ke Kami maupun permintaan baglog ke agronusa mushroom sebagai mitra usaha kami. Selain itu tingkat pengetahuan masyarakat akan manfaat jamur tiram yang semakin baik dan tentunya dikarenakan rasanya yang enak, tentu akan menambah bagusnya prospek usaha ini ke depan.

Rabu, 12 November 2008

Kemasan dan kualitas yang baik menentukan harga jamur tiram putih

Kami pernah melakukan survey pasar untuk melihat bagaimana tanggapan masyarakat terhadap kualitas dan harga jamur tiram putih kami.
Pasar yang kami tinjau adalah Pasar Keputran Surabaya (tempat yang paling banyak mengambil jamur tiram dari Kami..)

Kami mengenali jamur tiram produksi kami karena terdapat cap Agronusa Mushroom (kami ikut dalam jaringan pemasaran agronusa mushroom).


Ternyata per bungkus (200 gram) harganya paling murah Rp.3500,-. Bahkan ketika pasokan jamur lagi sedikit, harga bisa mencapai Rp.5000,- per bungkusnya. Kami surprise aja berarti per kg (5 bungkus) harga antara (17.500 – 25.000).

Memang ini di tingkatan konsumen, dan terdapat jalur mata rantai pemasaran yang tidak bisa dilewatkan. Petani-pengumpul-pedagang-pengecer-konsumen.

Lalu kami lanjutkan untuk melihat dan mencari jamur lainnya yang bukan produksi kami. Jamur lainnya ternyata dihargai hanya di kisaran 2500/bungkus 200gr atau sekitar 12.500/kg. Karena penasaran kami bertanya kepada pedagang sayuran tersebut, Apakah jamur yang murah ini laku lebih cepat? Ternyata menurut para pedagang, Jamur Agronusa lebih cepat habis laku terjual daripada jamur lainnya, walaupun harganya lebih mahal.

Mengapa..??

Para konsumen dan pedagang pasar mengakui bahwa jamur tiram dari kami kualitasnya lebih baik dari yang lainnya.. Mungkin anda bisa bertanya dan survey secara langsung ke Pasar Keputran Surabaya untuk membuktikannya.

Dari segi penampilan fisik, memang jamur dalam kemasan milik kami memiliki bentuk yang lebih baik, segar, tudung bulat, warna putih, dan tampak baru. Ini berbeda dengan jamur lainnya yang terkesan kekuningan, sudah layu, dan tudungnya kebanyakan pecah dan tidak bulat.

Penampilan fisik dan kualitas jamur tersebut dapat dijaga dengan melakukan langkah pengemasan yang benar. Hal ini sudah kami jelaskan dalam posting sebelumnya.

Lihat posting kami tentang langkah pemasaran jamur tiram.

Memang hasil penelitian menyebutkan film plastik polipropilen tebal 0.03 mm sebagai kemasan jamur tiram putih yang dipanen dengan kriteria bentuk tudung bulat, sisi tudung belum pecah atau bentuk tudung bulat dan tanpa menyertakan tangkai, dapat mempertahankan bentuk fisik, kimiawi, dan menghasilkan daya simpan yang lebih lama. Kemasan dalam bentuk hampa udara tentunya.



Hal ini sangat perlu diperhatikan bagi Anda semua yang menjual jamur tiramnya dalam bentuk kemasan. JIKA INGIN Jamur laku dengan harga Tinggi, lakukanlah langkah pemasaran seperti kami. Tentunya bagi Anda yang mampu memotong jalur pemasaran dan bisa langsung menjual ke tingkat konsumen, keuntungan berbudidaya jamur tiram ini akan semakin berlipat-lipat.

Lihat link posting kami yang berkaitan :

Perawatan yang tepat menghasilkan panen jamur yang optimal

Membentuk jaringan pasar yang efektif dan berkontinu

Anda ingin berbisnis online? Di sini panduan lengkapnya

Senin, 10 November 2008

Perawatan yang tepat menghasilkan panen jamur tiram yang optimal

Beberapa rekan seringkali mengeluhkan hasil panen jamurnya yang kurang optimal. Kisaran hasilnya hanya mencapai 300an gram per log. Di lain tempat ada rekan yang mampu menghasilkan hingga 500 gram per log.

Pada awal kami melakukan budidaya, pada kumbung no.1 kami isi dengan 10250 log, dan menghasilkan 3722kg total atau rata-rata 363gram/log. Pada musim selanjutnya log kami kurangi menjadi 9400 log dan menghasilkan 3800an kg atau rata-rata 400gram/log. Pengurangan log dalam kumbung ini ternyata memberikan ruang sirkulasi udara yang lebih untuk penumbuhan tubuh buah dan terbukti mampu memproduksi jamur lebih banyak.

Memang dalam perawatan baglog pada masa produksi yang perlu diperhatikan dengan baik adalah :

  • Sirkulasi udara
  • Pencahayaan (jamur tidak butuh cahaya yang banyak) tetapi kumbung juga tidak terlalu gelap
  • Kelembaban. Untuk pertumbuhan jamur yang baik kelembaban adalah sekitar 85%.
  • Bersih dari kontaminasi asap dan C02.
  • Menjaga selalu kebersihan kumbung
  • Pengawasan terhadap hama

Intinya adalah, jamur membutuhkan suasana yang lembab namun nyaman dari segi sirkulasi udara. Indikator sederhananya, bila suasana di dalam kumbung cukup nyaman bagi anda untuk bernafas, maka jamur dalam lingkungan yang baik untuk tumbuh. Kumbung yang kurang baik hasil panennya biasanya memiliki sirkulasi udara yang buruk. Beberapa dikarenakan jumlah log di dalam kumbung terlalu banyak sehingga terkesan sesak.

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan adalah sebagai berikut :

Baglog berhasil menumbuhkan miselium, tetapi tidak langsung memproduksi jamur, jika ya, hanya sedikit dan lambat.
Penyebabnya 1 : Kondisi pertumbuhan tubuh buah kurang baik dalam kumbung. Atasi dengan memeriksa temperatur dan kelembaban serta sirkulasi oksigen dalam kumbung. Buka atau tutup pintu/jendela kumbung dan atur hingga kondisinya sesuai. Penyebab 2 : adanya kontaminasi bakteri, ulat, semacam lintah, atau hama. Atasi dengan memeriksa kebersihan dan higinitas baglog dan kumbung. Atur kondisi kelembaban, sirkulasi udara, penerangan, dan ventilasi. Periksa dengan benar kebersihan dan baglog yang terkontaminasi. Segera buang jika terdapat log kontaminasi . Penyebab 3 : kemungkinan terdapat kontaminasi udara, asap, racun (dari obat-obatan sayuran misalnya), gas chlorine. Atasi segera dengan memindahkan asap, racun tersebut. Buatkan blower berupa exhaust fan dalam kumbung untuk mengeluarkan gas tersebut.

Jamur berhasil terbentuk (dengan adanya pin head) tetapi pembentukan tubuh buah terlalu lama. Bahkan tudung jamur gagal terbentuk (terlalu kecil)
Penyebabnya 1 : kemungkinan kurangnya cahaya (kondisi terlalu gelap tanpa cahaya sama sekali). Atasi dengan mengatur penambahan cahaya dengan jumlah yang tepat (kondisi tidak terlalu gelap). Yang penting jamur tidak terkena sinar matahari secara langsung. Penyebab 2 : kemungkinan terlalu banyak karbondioksida. Pada saat produksi jamur, log mengeluarkan semacam gas yang mengandung karbondioksida. Karena pertumbuhan tubuh buah memerlukan oksigen (kondisi aerob), atur pergantian udara dalam kumbung dengan membuka atau menutup pintu dan jendela kumbung. Penyebab 3 : waktu inkubasi yang terlalu lama. Sebaiknya pada saat miselium mencapai panjang 85 – 90% baglog, tutup baglog sudah mulai dibuka. Adakalanya jika menunggu 100%, pertumbuhan tubuh buah malah akan terlambat.

Beberapa tips tadi semoga berguna bagi para pelaku pebudidaya jamur tiram. Memang masih banyak lagi tips yang mampu menambah hasil panen yaitu dengan menambahkan zat-zat nutrisi untuk pertumbuhan. Namun intinya untuk memperoleh hasil yang optimal, memang diperlukan perawatan yang baik.

Minggu, 09 November 2008

Berbisnis Jamur Tiram. Beli baglog saja lebih menguntungkan.

Akhir-akhir ini semakin banyak orang yang ingin berbisnis jamur tiram. Permintaan yang terus meningkat menyebabkan prospek usaha ini semakin baik. Permintaan dari pasar tradisional saja sudah menunjukkan peningkatan dari sejumlah pedagang sayuran. Selain itu mulai banyak restoran, rumah makan, maupun warung yagng menawarkan menu kuliner jamur tiram. Semua ini menunjukkan jamur tiram sudah diterima masyarakat sebagai salah satu alternatif sayur yang bergizi, bermanfaat bagi kesehatan dan tentunya LEZZZAT...

Namun banyak orang yang masih bingung untuk memulai dari mana untuk budidaya jamur tiram ini. Sedikitnya informasi yang diberikan menyebabkan masyarakat masih menganggap diperlukan modal yang besar dan banyak persiapan seperti ketersediaan lahan, kumbung, bahan-bahan seperti serbuk gergaji, bekatul, kalsium, lalu peralatan seperti autoclaff, steamer, dan sebagainya. Dengan persyaratan sebanyak ini saya berani memastikan 9 dari 10 orang yang berniat untuk memulai usaha ini akan berfikir lagi. Hal ini ditambah lagi dengan ketidaktahuan akan tingkat keuntungan yang nantinya kemungkinan akan didapatkan..

Berikut sedikit informasi mengenai bagaimana memulai usaha ini dengan mudah.

1. Tentukan dulu kapasitas pasar yang akan dipenuhi. Adakan semacam perjanjian kecil dengan pedagang pasar, rumah makan, atau pihak-pihak yang akan menerima hasil panen kita. Misalkan kita akan memasok 4 tempat dengan kebutuhan masing-masing 5 – 10kg per hari. Maka kapasitas panen yang harus disediakan adalah minimal 20 kg. Ini perlu dijaudal dengan baik karena kita harus memenuhi permintaan secara kontinu setiap hari. (ingat, panen jamur tiram adalah setiap hari).

2. Setelah mendapatkan kapasitas pasar, baru kita tentukan jumlah baglog yang akan kita budidayakan. Berikut ini adalah jumlah baglog yang harus kita siapkan mengacu pada kebutuhan harian jamur :

· 5-10 kg/hari = 1000 baglog – 3000 baglog
· 10-20 kg/hari = 3000 baglog – 5000 baglog
· 20-50 kg/hari = 6000 baglog – 10000 baglog

3. Menyiapkan lahan untuk kumbung. Lahan yang diperlukan untuk kumbung dengan jumlah baglog tersebut adalah :

Untuk menampung hingga 3000 baglog diperlukan kumbung dengan ukuran kurang lebih 5 x 10 m2.
Untuk menampung hingga 5000 baglog diperlukan kumbung dengan ukuran kurang lebih 6 x 15 m2.
Untuk menampung hingga 10000 baglog diperlukan kumbung dengan ukuran kurang lebih 8 x 15 m2.

4. Menentukan biaya pembuatan kumbung. Biaya pembuatan kumbung sangatlah variatif. Tidak ada ketentuan pasti mengenai biayanya karena Anda bisa membuat kumbung dengan berbagai alternatif bahan yang termurah. Pengalaman kami biaya pembuatan adalah 75 ribu – 100 ribu /m2. Tetapi yang penting syaratnya adalah, log bisa terlindungi dari hujan, tidak terkena sinar matahari langsung, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Anda bisa melihat berbagai macam contoh kumbung di posting link kami sebagai gambarannya.

5. Menyiapkan baglog. Untuk kapasitas kecil dan menengah hingga 10.000 baglog, kita tidak perlu membuat sendiri baglog. Akan lebih menguntungkan apabila kita hanya membeli baglog di pebudidaya jamur. Harga baglog sekarang ini berkisaran antara Rp.1800 – Rp.2000 /baglog. Artinya modal yang dikeluarkan untuk pembelian 1000 baglog adalah maksimal 2juta rupiah. Pastikan dalam pembelian baglog terdapat fasilitas penggantian apabila miselium baglog tidak tumbuh. Ini penting untuk mengecilkan tingkat resiko.

6. Memperkirakan hasilnya. Semua usaha ujung-ujungnya duit (UUD). Dalam membeli baglog Anda harus memperhatikan berat baglognya untuk memperkirakan hasilnya (baca posting kami dalam perkiraan hasil baglog). Misalkan berat baglog adalah 1,4 kg, itu artinya kisaran panen mencapai 400 gr – 490 gr per baglog. Jadi jika 1000 balgog, hasil panen total mencapai 400 kg dalam 4 bulan. Dengan harga jamur Rp.7000 /kg. Hasil total jamur adalah 2,8juta.
Analisa keuntungan. Dengan modal 2juta, keuntungan minimal yang bisa dicapai adalah 800ribu. Artinya 800/2.000.000 = 40%. Atau 10%/bulan. Jika perawatan yang dilakukan dengan optimal. Hasilnya bisa lebih banyak lagi hingga 430kg /1000lognya atau bisa menghasilkan keuntungan 1juta dengan modal sekitar 2juta ≈ 50%.

Memang untuk skala besar, membuat sendiri baglog akan lebih menguntungkan, (biaya produksinya sekitar Rp.1100 – Rp.1400 /balgog. tetapi dengan tingkat resiko yang tinggi dan penyiapan modal yang besar, lebih baik memulai usaha dengan membeli baglog dahulu hingga kita benar-benar paham karakteristik perawatan baglog.

Baca posting kami sebelumnya bila Anda ingin berbisnis jamur tiram :

Karakteristik pertumbuhan jamur tiram
Keterangan singkat mengenai kumbung
Berbagai sistem investasi sebagai referensi
Tips membangun jaringa pasar
Tatacara singkat pemasaran jamur tiram yang efektif

Mengenai perawatan dan hasil panen jamur :

Perawatan yang tepat menghasilkan panen yang berlimpah
Berapa sih hasil panen jamur tiram bagian 1
Berapa sih hasil panen jamur tiram bagian 2

Ingin berbisnis online?? disini panduan lengkapnya (bergaransi)

Rabu, 05 November 2008

Membentuk jaringan pasar jamur tiram

Pada post sebelumnya sudah dijelaskan bahwa pada masa produksi, jamur tiram dalam kumbung akan terus dipanen selama 120 hari. Referensinya dapat dilihat di data ebook referensi hasil panen kami.
Untuk dapat menjual seluruh hasil panen dengan baik, kita harus memiliki jaringan pemasaran yang efektif dan solid. Umumnya para pedagang tradisional ataupun para tengkulak yang menjual jamur akan selalu meminta kontinuitas, artinya apabila kita menjual jamur tiram segar kepada mereka, maka konsekuensinya harus terus menerus menyanggupi ketersediaan barang. Yang perlu dilakukan adalah :


1. Menentukan target market kita.
Tentukan pasar/pedagang yang akan kita tawarkan jamur tiram. Misalkan pada pasar Batu - Malang, jumlah pedagang yang akan kita tawarkan ada 10 pedagang, masing masing pedagang menyanggupi untuk mengambil sekitar 2kg – 5kg, maka jumlah panen yang harus kita tentukan dalam kumbung adalah 20kg – 50 kg per hari. Jumlah inilah yang harus kita penuhi untuk membangun kredibilitas dan ketersediaan jamur bagi para pedagang pasar.

2. Membuat penjadualan pengisian baglog dalam kumbung
Berapapun jumlah baglog dalam kumbung yang kita kelola. Kita harus memiliki mengatur penjadualan yang jelas. Misalnya kita memiliki 10.000 baglog dalam kumbung, itu artinya pada masa produksi optimal, jamur bisa menghasilkan hingga 100 kg per harinya. Jika kita tidak memiliki pasar sebesar itu, maka jumlah 10.000 baglog itu harus dijadual dengan baik, misalnya diisi per 2000 log dengan jarak pengisian kumbung 2 minggu, maka panen akan stabil di angka 30 kg per hari. Ini akan lebih memudahkan kita dalam mendistribusikan hasil panen sesuai dengan target pasar yang telah kita tentukan.

3. Jaga kualitas panen
Setiap pedagang akan mampu menjual habis jamur tiram apabila kualitas barang yang ditawarkan bagus dan segar. Untuk itu kita harus menjaga kualitas panen kita agar tetap segar. Sebaiknya jamur dipanen sekitar 3 – 4 jam sebelum dipasarkan dan dikemas dalam bentuk plastik hampa agar jamur bisa bertahan lebih dari 24 jam.

4. Beri label khusus pada plastik kemasan jamur
Dengan banyaknya jumlah jamur, untuk membedakan jamur yang kita produksi dengan produksi dari petani lainnya, berikan label sederhana yang menunjukkan identitas kita. Hal ini untuk membangun brand, kepercayaan, dan kredibilitas. Jika ada barang kembali atau komplain dari pedagang, kita akan dengan mudah menerima atau memperbaiki kualitas. (Misalkan jamur terlalu basah, terlalu tua, kurang segar, dsb)

5. Periksa terus terhadap hama penyakit
Secara umum apabila jamur telah berproduksi, tidak ada hama berupa jamur liar. Akan tetapi, dikarenakan jamur mengandung protein, maka apabila baglog telah berumur lebih dari 60 hari, biasanya terdapat hama ulat. Ulat ini sebenarya bukan berasal dari baglog atau dari jamurnya, tetapi berasal dari lingkungan (ingat percobaan pada daging (lois pasteur) waktu di SMP, daging yang diletakkan terbuka, maka lama-lama akan ada ulatnya. Khusus untuk kasus pada jamur tiram ini, apabila pada jamur telah terdapat ulat. Hentikan sementara proses pemanenan, petik seluruh jamur hingga menyisakan jamur yang kecil-kecil saja dan pinhead. Lalu kompres (beri obat) hama ulat. Biarkan kumbung dan jangan diberi proses raising (penyiraman) selama 2 hari. Setelah itu lakukan perawatan seperti biasanya. Maka selanjutnya InsyaALLAH hama ulat akan bisa diatasi.

6. Buat kerja sama dengan petani jamur lain
Jumlah panen jamur tidak selalu stabil, ada kalanya karena cuaca, kelembaban yang berlebihan, ataupun kurang, hasil panen tidak bisa optimal. Untuk menjaga demand pasar yang stabil, kita perlu menjaga hubungan baik antar petani jamur, sehingga apabila kekurangan pasokan jamur, kita bisa bekerja sama untuk memenuhi permintaan jamur tiram para pedagang.

Kredibilitas pebudidaya jamur tiram putih akan dikenal oleh masyarakat, apabila memiliki pasokan jamur tiram secara kontinu dan berkesinambungan. Karena itulah pengelolaan bisnis ini harus dilakukan secara serius dan tekun. Tidak ada yang sulit dalam berbudidaya jamur tiram ini. Sumber daya, bahan baku, sistem, penjualan sudah terbentuk dengan baik. Tinggal bagaimana kita mampu menyikapi untuk melakukan pengembangan ke arah yang lebih baik saja.

Bila Anda membutuhkan informasi penjualan jamur tiram putih di daerah Malang, kami siap membantu. Sebutkan rata-rata hasil panen Anda dan kami bisa membantu menyalurkan dengan harga yang kompetitif.

Hubungi : 0817384454 – 0341 7783243

Jumat, 17 Oktober 2008

Bagaimana pemasaran jamur tiram yang efektif?

Pemasaran adalah kunci utama kesuksesan dalam budidaya jamur tiram.
Keharusan melakukan pemanenan setiap hari ditambah dengan kondisi jamur tiram yang cepat layu membuat tatacara pemanenan harus dibuat sebaik dan seefektikf mungkin.

Penjadualan panen juga sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan volume pemasaran. Misalnya sudah terbentuk demand pasar sejumlah 50 kg /hari, kita perlu melakukan rotasi pemanenan kumbung dengan baik dan stabil, karena jika tidak, maka pasar tidak lagi akan mempercayai kita, akibatnya nanti jika terjadi pemanenan serentak dengan hasil banyak, kita akan kesulitan melakukan penjualan.

Pengemasan yang baik akan sangat menunjang harga jual dan kualitas dari jamur tiram itu sendiri. Jamur tiram sebaiknya dikemas dalam plastik ukuran 0,03x18mm dengan kapasitas per plastik sekitar 200 gram. Pada proses pengemasan disarankan sekali menggunakan plastic sealer agar kondisi dalam plastik menjadi kedap udara. Jamur dalam kondisi ini akan tetap segar meskipun hingga 3 hari.

Langkah pemasaran terbaik adalah :

1. Lakukan pemanenan maksimal 3 jam sebelum dikemas
2. Gunting tangkai (bonggol) jamur lalu pisahkan jamur yang baik dengan jamur yang kond disinya kurang baik.

3. Timbang dengan ukuran yang dibutuhkan (200 gr, 250 gr, atau 500 gr)



4. Masukkan ke dalam plastik dan lakukan sealer ( dipress)
5. Satukan jamur sesuai pesanan ( per 3 kg atau per 5 kg)
6. Jamur siap diedarkan ke tingkat tengkulak (bakul)

Rabu, 15 Oktober 2008

Bisnis ONLINE...? INTERNET MARKETING..??

Sering kami ditanya oleh rekan-rekan, apakah www.formulabisnis.com itu real..? apakah bukan money game atau penipuan atau sejenisnya..??

Sederhana aja kog

www.formulabisnis.com itu sejatinya hanya jualan buku, cuma bukunya dalam bentuk EBOOK atau buku elektronik.. dengan bonus-bonus software dan tatacara berbisnis internet.
Yang menarik, kita juga ditawarkan sistem komisi reseller jika membeli produk ini, jadi jika ada yang beli melalui link kita, kita diberi keuntungan penjualan lebih dari 50% nya..

Trus kenapa di dalamnya kog banyak informasi yang sangat menggiurkan..?

lagi-lagi sederhana aja kog

Seperti kata bijak, jangan didustakan (tidak dipercaya) seluruhnya, jangan juga diterima seluruhnya. Semua testimonial di dalamnya memang mungkin saja terjadi, tetapi saya sendiri tidak sepenuhnya yakin.

Memang dalam 5 tahun belakangan ini kebutuhan internet berkembang sangat pesat, dan orang semakin mudah mengakses internet, akan sangat berpotensi jika kita segera ambil bagian dalam bisnis internet itu sendiri, atau terlibat dalam internet marketing.
Karena dalam tahun-tahun mendatang, InsyaALLAH orang akan semakin malas keluar, dan jika ingin berbelanja atau mendapatkan informasi, cukup dari rumah dan klik internet.

Perlukah saya produk ini..??

Produk ini perlu dibeli jika:
  1. Anda mempunyai hasrat yang besar untuk sukses di internet marketing
  2. Anda memiliki kemampuan dasar komputer dan internet, seperti mengetik word, excell, membuat email, membuat blog, browsing, dan sebagainya.
  3. Punya kemampuan berbahasa inggris sedikit
  4. Memiliki waktu yang cukup untuk usaha ini pada awalnya
  5. Memiliki beberapa ide untuk berbisnis (bukan blank aja dan mengharap langsung dapat untung besar)
  6. Masih memiliki dana cukup, dalam hal ini kira-kira masih punya dana kurang lebih antara Rp.500.000 an hingga Rp.1 juta. TEtapi ini tidak sepenuhnya diperlukan jika kita menggunakan hosting domain atau blog gratisan. (seperti saya, hehe)
  7. Tidak kenal putus asa dan berusaha terus, berdoa kepada ALLAH SWT
Produk ini jangan dibeli jika :

  1. Anda ga ngerti internet dan pengetahuan dasar komputer sama sekali
  2. Hanya mimpi aja tanpa dilanjutkan dengan action
  3. Blank.. ga punya ide, ga punya apa-apa, bahkan ga punya hasrat untuk sukses
  4. Sudah bangkrut, atau itu dana terakhir Anda.. Karena ini seperti membeli buku, untuk mempraktekkan isinya, masih diperlukan dana.
  5. Ga pernah berdoa memohon kepada ALLAH SWT
  6. Ga asik gitu loh..
Wes, pokoknya begitu, kami sendiri menjadi paham dan Alhamdulillah diberi kemudahan oleh ALLAH SWT juga melalui ilmu yang kami praktekan dari internet marketingnya www.formulabisnis.com itu.

Jadi jika mau beli ya monggo dibuka dulu dan dibaca yang baik salles textnya di sini

Jika ga mau beli ya monggo juga.., masih banyak kegiatan lain toh..

Ilustrasinya sederhana aja kog..
Jika pengguna internet dalam 2-3 tahun ke depan semakin buanyak..., ditandai kegemaran orang maen internet, maen facebook, maen twitter, mungkin kita bisa mengambil ceruknya sedikit untuk berbisnis, mengembangkan bisnis kita, atau ber internet marketing.

Jika pengguna internet di Indonesia mencapai 5 juta an orang per hari. Jika kita undang ke website kita 0,01% nya saja per harinya dan membeli produk kita. Itu memang sudah cukup untuk mendapat keuntungan yang lumayan..

Ok.. selamat bergabung di

www.formulabisnis.com jika tertarik..


Berapa sih Hasil Panen Total Jamur Tiram..?? bag 2

Pada posting sebelumnya kami menyebutkan hasil pengamatan panen jamur tiram pada kumbung kami yang mencapai 420 gram dalam 4 bulan. Hasil tersebut adalah hasil total dari 5 kali panen (pemetikan jamur). Kami memberlakukan baglog jamur dengan sistem sebagai berikut :
- Baglog dipasang dengan posisi miring
- Panen ke-1 adalah dari depan setelah posisi cincin dibuka
- Panen ke-2 dari depan
- Setelah panen ke-2 kami menyobek baglog bagian belakan sehingga panen ke-3 tumbuh
dari bagian belakang baglog
- Panen ke-4 dari bagian depan
- Panen ke-5 dari bagian belakang
Rincian hasilnya adalah =
Panen 1 = kurang lebih 115 gram (dari bagian depan baglog)
Panen 2 = kurang lebih 100 gram (dari bagian depan baglog)
Panen 3 = kurang lebih 85 gram (dari bagian belakang baglog)
panen 4 = kurang lebih 65 gram (dari bagian depan baglog)
panen 5 = kurang lebih 55 gram (dari bagian belakang baglog)
TOTAL PANEN = 420 gram
Hasil ini didapat dalam 4 bulan produksi. Sebenarnya sih jika diteruskan hingga 6 bulan, baglog masih dapat panen 2 kali lagi, namun bobotnya sudah susut banyak hingga sekitar 25 - 30 gram saja. Dan penampilan jamur sudah kecil dan tidak layak untuk dijual. Sehingga optimalnya hanya 5 kali pemanenan saja.
Kami juga masih terus melakukan pengembangan bagaimana untuk meningkatkan hasil pada pemanenan ke 4 dan ke 5 atau dengan mengurangi waktu produksi sehingga dalam 1 tahun bisa didapat 4 musim tanam. Jika rekan2 ada yang memiliki referensi hasil yang lebih baik, kami sangat berterima kasih jika dapat membagikan ilmu bersama-sama...

Selasa, 14 Oktober 2008

Berapa sih Hasil Panen Total Jamur Tiram..??

Berapa sih total hasil panen jamur tiram?

Kami seringkali mendapat pertanyaan seperti itu dalam setiap pertemuan dengan rekan-rekan, dengan investor, ataupun dengan para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian di tempat kami.
Terus terang saja, baru 6 musim terakhir ini kami dapat melakukan pencatatan yang lebih rapi untuk record dan juga pengembangan yang kami lakukan sendiri.
Pada awal kami melakukan budidaya, ekspektasi yang diberikan dari referensi buku, pelatihan, pengalaman orang lain, dan juga dari beberapa media yang menjelaskan budidaya jamur tiram sangat tinggi. Bahkan kalau Anda search di Internet, ada juga yang menyebutkan hasilnya 1kg per log dari log seberat 1kg, hehehe.., ini sih bener-bener omong kosong. Mana mungkin berat hasil panen sama dengan berat media tanamnya..? Saat mengikuti pelatihan saat itu (tahun 2000) diberi gambaran untuk budidaya, biaya perlog adalah Rp. 1000,-. Hasil panen dari jamur mencapai 1 kg dengan harga jamur saat itu Rp.4500 /kg. Berarti keuntungan mencapai 450%, kami yang mendengarkan sangat berbunga-bunga dan bersemangat sekali..

Ekspektasi tinggi itu juga yang terkadang menyebabkan pebudidaya jamur tiram agak kecewa ketika hasilnya tidak sebanyak yang dijanjikan. Memang untuk keuntungan dari sektor pertanian atau budidaya pertanian, tidaklah akan mencapai 100%. Rata-rata memiliki keuntungan 30% per musim (3 bulan) itu sudah tergolong bagus sekali. Mungkin ada untuk budidaya bunga anthurium yang pada masanya dapat menghasilkan uang berlipat, tapi itu hanya semacam hobi sesaat saja. Seperti booming harga ikan koi, ikan arwana, ikan cupang, dsb, harga bukan lagi ditentukan oleh kualitas produk, tetapi terkadang juga dari gengsi, keyakinan, hokki, dsb...

Hasil panen dari kami selama 6 musim terakhir ini mungkin bisa menjadi refferensi aja. Tapi jika dari rekan-rekan sesama pebudidaya jamur ada yang lebih baik, kami juga ingin belajar lebih lagi.

Berikut ini sedikit refferensi dari FOOD AGRICULTURE ORGANIZATION OF THE UNITED NATION for Asia Pasific. Bangkok Thailand.

Dalam tatacara budidaya yang dikembangkan di Thailand, berat log jamur di kisaran 800 – 1000 gram per log. Teks aslinya sbb :

Check weight of bags (should be between 800-1000 grams per bag)

Dari berat log tersebut, mereka merefferensikan hasil antara 250 – 350 gram jamur dari 4 – 5 kali panen.

Note: A bag of mushrooms should yield between 250 – 350 grams of mushrooms in 4 to 5 flushes. Bags lose much of their weight once they have exhausted their production.


Jika dihitung perbandingan berat panen terhadap berat log, maka hasil panen jamur adalah 250gram : 800 gram = 31,25%
350 gram : 1000 gram = 35%.
Kesimpulan kami panen jamur di kisaran 30% - 35% dari berat log.
Log yang kami budidayakan memiliki berat rata-rata 1400 gram seperti yang tampak pada foto berikut ini:

Jadi potensi hasil panen kami adalah di kisaran 420 gram – 490 gram dari 4 – 5 kali panen dalam 4 bulan.
Berat total hasil panen itu sendiri sangat bergantung dari berbagai faktor yang antara lain nutrisi dalam log, kelembaban, suhu, kebersihan, tingkat kegagalan log, dan perawatan dari log itu sendiri. Menurut pengalaman, hasil terbaik yang kami dapatkan masih di kisaran 380 gram hingga 395 gram per log.
Tapi yang menjadi catatan adalah angka 380 gram per log – 395 gram per log yang menjadi hasil kenyataan kami selama ini adalah angka yang terjual. Dalam proses pengemasan jamur tiram, tentunya terdapat proses penyortiran terhadap jamur yang kurang baik, terlalu kering, terlalu basah, kecil, dsb, sehingga angka panen kami yang sebenarnya mencapai 450 gram per log susut hingga di kisaran 390 gram per log. Inipun masih dalam kewajaran.
Untuk itulah sekarang kami sendiri sedang mengembangkan proses pasca panen untuk membuat olahan jamur tiram menjadi keripik jamur, lumpia jamur, jamur goreng, botok jamur, nugget jamur dsb, sehingga untuk jamur yang dalam penjualan segarnya masuk dalam katagori tersortir, dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih menguntungkan.



Tatacara budidaya dan pemeliharaan


Dengan begitu banyaknya atensi, email, telpon, dan malah kami didatangi secara langsung ke lokasi, kami berniat membuat semacam ebook untuk tatacara budidaya dan pemeliharaan jamur tiram lengkap dengan foto2nya.


Ebook, website, dan segala sesuatu tentang jamur tersebut InsyaALLAH kami launching bulan ini. Sekarang sedang dalam proses pembuatan dan editing.
Kami mohon doa restu dari seluruh rekan. Dan juga tentunya kritik dan saran.

Musim tanam ke 6

Kami selaku pengelola budidaya jamur tiram mengucapkan

Selamat Idul Fitri 1429 H.

Mohon maaf lahir dan bathin.

Mungkin terlambat, dikarenakan sela kesibukan yang tiada henti, namun dari lubuk hati yang terdalam kami mengucapkan banyak sekali terima kasih atas segala atensi, perhatian, email, telpon dan sebagainya yang ditujukan kepada kami.

Kami juga mohon maaf yang sebesarnya jika kami belum dapat memberikan sumbangsih pikiran, saran, pertimbangan yang memadai bagi seluruh rekan.

Alhamdulillah kini investasi dari sekolah dolan totalnya sudah akan memasuki musim tanam ke-6. Pengelolaan 3 kumbung dengan kapasitas total 25000 baglog ini kami harapkan dapat semakin optimal hingga menghasilkan panen yang berlimpah. Seperti foto di bawah ini..
3 kumbung tersebut dikelola secara terjadual untuk menjaga kestabilan panen. Ini sangat menyangkut dengan permintaan pasar agar jangan sampai over produksi ataupun juga kekurangan produksi yang menyebabkan keluhan dari para pedagang di pasar.
Memang selama ini kami hanya menjualnya ke pasar-pasar tradisional karena permintaan dari merekalah yang paling besar (mencapai 300 kg per hari).
Kami mensuplai sekitar 9 bakul (penjual pasar) yang masing-masing meminta 20 - 40 kg per
hari. Ini hanya pasar pagi saja, ada juga permintaan pasar sore yang mencapai 50 kg per hari.
Hubungan baik dengan bakul inilah yang perlu dijaga dengan baik, karena merekalah ujung tombak dari penjualan jamur tiram.

Minggu, 13 April 2008

Kunjungan TK Sekolah Dolan


Tanggal 1 april 2008 kemaren anak-anak plus miss miss plus Bapak Lukman Al Hakim dari Sekolah Dolan berkunjung ke lokasi budidaya kami..

Anak-anak senang sekali memperhatikan perkembangan jamur tiram, bermain di lokasi yang adeem banget. Sayang kunjungan tidak bisa lama karena harus dibagi dengan kunjungan ke TK/Playgroup Al Falah Batu.
Tapi dalam kunjungan singkat itu semua masih sempat mencicipi menu jamur tiram ala Kentucky. Semoga kunjungan ini dapat berbermanfaat yaa..

Nyam.. nyam.. anak-anak sangat menikmati maem jamur tiram goreng.., katanya.. rasanya kayak ayam yaa.... hehe.. memang kog..

Senin, 24 Maret 2008

Progress Panen 10 hari Kumbung No. 3



Alhamdulillah progress panen 10 hari pertama mushroom house no. 3 dengan kapasitas 4500 baglog menunjukkan hasil yang cukup baik. Grafik hasil yang didapat juga meningkat dibandingkan musim periode sebelumnya. Untuk periode kali ini kami melakukan modifikasi pada rak jamur dan juga menambah sirkulasi udara dan jarak antar rak dengan tujuan meningkatkan kapasitas hasil panen.

Sistem INVESTASI

Dalam budidaya jamur ini, kami menerima amanah berupa dana dari pihak investor yang ingin menginvestasikan dana yang dimilikinya pada usaha ini.

Ada dua macam investor yang mengamanahkan danaya pada kami yaitu :

1. Investor yang melakukan investasi jangka panjang dan mengamanahkan dana untuk penyewaan lahan jangka menengah, pembuatan mushroom house, pembelian bibit baglog serta pemeliharaannya. Disini kami bertindak sebagai operator, perawatan, sekaligus pengaturan manajemennya. Sistem yang kami berlakukan adalah sistem bagi hasil keuntungan sesuai kesepakatan dengan pihak investor

Dana yang diperlukan adalah
A. Untuk sewa tanah dan pembuatan mushroom house :
Penyewaan dan pembuatan mushroom house biasanya menelan dana sekitar Rp. 150.000 /m2. Untuk mushroom house berkapasitas 10.000 baglog biasanya memiliki luas sekitar 105 m2 = 7,5 x 14 m2.

B. Pembelian bibit baglog :
Pembelian bibit baglog = Rp. 1600/ baglog
Transport dan biaya penataan baglog pada mushroom house = Rp. 100/baglog
Biaya bongkar dan pembuangan pada akhir musim = Rp. 50/baglog
TOTAL = Rp. 1750/baglog.

Untuk analisa hasilnya sebagai berikut :

Hasil jamur = 0,38 Kg x Rp. 6250 = Rp. 2375,- /baglog.
Keuntungan kotor = Rp.2375 – 1750 = Rp.625/baglog

Jadi jika investor menanamkan dana untuk 10.000 baglog = Rp. 17.500.000,-, Keuntungan kotornya adalah Rp.6.250.000,- atau 35,71% dari modal.

Bagi hasil yang ditawarkan umumnya adalah 50:50, sehingga keuntungan bersih bagi investor = Rp.3.120.500,- atau 17,9% dari modal.

Masa periode investasi adalah 4 bulan, sehingga keuntungan bersih per bulan = 17,9% /4 = 4.475%.

2. Investor kedua adalah investor yang mengamanahkan dananya dalam jangka pendek hanya untuk pembelian bibit saja dan diletakkan dengan sistem titip pada mushroom house yang dikelola oleh unit usaha sekolah dolan.
Bagi investor ini, kami berlakukan bagi hasil tetap 50:50 dengan keuntungan bersih kepada investor 17,9% akan tetapi jangka waktu periode investasi kami berlakukan per semester atau 6 bulan.
Jadi keuntungan bersih per bulan kurang lebih 17,9 /6 = 3%

Hasil Panen Jamur Total

Akhir-akhir ini kami menerima banyak pertanyaan mengenai hasil total panen jamur tiram putih. Sejauh ini kami hanya mampu memberikan jawaban berdasarkan progress panen pada mushroom house yang kami kelola selama 3 musim terakhir.

Berdasarkan beberapa literatur dan pengalaman yang ada pada budidaya jamur tiram di Malaysia dan Thailand, hasil maksimal jamur tiram putih berkisar antara 25% hingga 35% dari berat media baglog.
Baglog hasil produksi yang kami bududayakan memiliki berat rata-rata 1350 gram. Jadi hasil minimal jamur tiram putih dari media tersebut adalah 337,5 gram, sedangkan maksimalnya adalah 472,5 gram.

Berdasarkan pengalaman kami selama ini, hasil panen jamur tiram putih total selama 4 bulan masa produksi adalah berkisar antara antara 350 – 380 gram.

Beberapa hal yang mempengaruhi hasil panen jamur tiram putih antara lain adalah :
1. Pengaruh dari media baglog itu sendiri :
- Kualitas dan kuantitas bibit (stern bibit)
- Kualitas nutrisi pada media (bekatul, kapur, gypsum)
- Jenis kayu yang menjadi media serbuk gergaji.
- Sterilisasi media
- Kepadatan media
- Kadar air dan berat media

2. Pengaruh lingkungan dan perawatan :
- Kondisi suhu dan kelembaban pada mushroom house. Suhu optimal 28oC, kelembaban 85%.
- Sirkulasi udara / oksigen pada mushroom house harus baik.
- Kondisi cahaya dalam mushroom house tidak boleh terlalu banyak.
- Jarak antara rak tidak boleh terlalu dekat, jarak terbaik adalah 1m.

Kamis, 20 Maret 2008

Autoclave untuk sterilisasi media


AUTOCLAVE UNTUK STERILISASI
BIBIT JAMUR F0 F1 F2

Untuk membuat bibit jamur mulai PDA, F1, dan F2 yang berkualitas, diperlukan peralatan yang memadai. Peralatan utamanya adalah Autoclav yang berfungsi sebagai alat sterilisasi dalam proses pembuatan bibit.
Kami menyediakan Autoclav ini untuk memudahkan Anda dalam memproduksi bibit jamur yang berkualitas.


Posisi autoclave di atas kompor


Autoclave yang siap dikirimkan


Autoclave tidak memerlukan dudukan, tetapi menggunakan
kompor gas dengan tipe seperti foto diatas ini. Harga di Malang
Merk Zeppelin=Rp. 400.000, Rinai= Rp. 475.000.
Konsumsi gas= tabung 3kg bisa untuk 4x proses sterilisasi

Perletakan autoclave di atas kompor
(tidak perlu dudukan)

Penataan botol bagian bawah


Perletakan botol bagian atas tidur


Dokumentasi pengiriman 3unit autoclave pesanan



SPESIFIKASI UNTUK AUTOCLAV STANDARD :

- BAHAN FULL STAINLESSTEEL tebal 2,5mm.
- MAMPU HINGGA TEKANAN 4 BAR
- KAPASITAS 30 LITER, DAPAT UNTUK STERILISASI 27 BOTOL F1, F2
- DIAMETER 30CM, TINGGI 45CM
- BERAT SEKITAR 30 KG

HARGA : Rp. 2.750.000,- PER UNIT
(Harga tidak termasuk kompor yang bisa di beli di daerah masing-masing)
  • Bisa untuk membuat bibit PDA, F1, F2
  • Bisa untuk memasak dan usaha bandeng presto, ayam presto, bebek presto
  • Hemat penggunaan LPG, hanya 15 menit saja bisa mencapai tekanan 2 BAR
  • yang menghasilkan suhu 121 derajat C atau lebih

tertarik memesan..?

email kami

Satriadafi@gmail.com 
Fithrawan@gmail.com

SMS:
0817384454
081216002254

WhatsApp: 0817384454
Cara Order:
  1. Emailkan / SMS kami Nama lengkap, alamat pengiriman, alamat email
  2. Kami akan konfirmasi harga alat dan harga pengiriman. detil pembuatan alat dan prediksi waktu hingga alat dikirimkan ke alamat Anda.
  3. Biaya bisa ditransfer ke BCA: 315 024 1498 an Fithrawan Satriyanto
  4. atau ke Bank MANDIRI: 144 000 9770170 an Fithrawan Satriyanto
  5. atau ke Bank BRI: 6372-01-000597-50-3 an Fithrawan Satriyanto
  6. Konfirmasikan transfer ke 0817384454 atau ke email satriadafi@gmail.com
  7. Alat akan kami produksi dan dikirim ke alamat, jika ada stok, alat akan langsung dikirimkan
download demo autoclave saat tekanan mencapai lebih dari 3 BAR :

VIDEO DEMO AUTOCLAVE

autoclav dapat diatur sesuai tekanan yang diinginkan, untuk standardnya telah kami setting pada tekanan 2Bar. Cara setting tekanan autoclav dapat di unduh:
Mengatur tekanan autoclav


Pengiriman wilayah Jawa dan sekitarnya memakai jasa ekspedisi seperti:
DAKOTA

Esl- Express = www.esl-express.com

dengan harga pengiriman lebih murah tetapi berkualitas.
Kota-kota di Kalimantan dan Sulawesi dan Sumatera
Menggunakan jasa:
Bis Rosalia Indah
DAKOTA
Bis ALS
Esl-Express

Workshop jamur tiram Jl. Bendungan Nawangan No. 4 Malang - Jawa Timur - INDONESIA


TIPE-TIPE AUTOCLAV, SPESIFIKASI DAN KAPASITAS


Autoclav standard dimensi = Diameter 30cm tinggi 45cm
kapasitas maksimal 27 botol ex saus
Harga Rp. 2.750.000,-
jika ingin ditambahkan termometer, harga = Rp. 2.950.000,-


Autoclav dimensi = Diameter 35 cm tinggi 50cm
kapasitas maksimal 40 botol ex saus
Harga Rp. 3.500.000,-
untuk spec dengan termometer Rp. 3.700.000,-


Autoclav dimensi = Diameter 50 cm tinggi 60cm
kapasitas maksimal 120 botol ex saus
Harga Rp. 5.250.000,-
untuk spec dengan termometer Rp. 5.350.000,-

Periode investasi terbaru




Setelah mendambah kapasitas investasi, dijadualkan seluruh mushroom house/kumbung telah terisi baglog pada bulan april mendatang. Agronusa Mushroom sebagai perusahaan penyuplai bibit baglog juga terus berusaha meningkatkan kapasitas produksinya agar permintaan pasar dapat segera terpenuhi. Diharapkan dengan penambahan satu kumbung berkapasitas 10.000 baglog ini, produksi jamur tiram putih dapat meningkat di kisaran 300 kg per hari.




Ini adalah gambar dari mushroom house no. 1 bagian depan, pada awal hingga pertengahan maret ini telah terisi sejumlah 6000 baglog dari 10.000, dijadualkan akhir maret ini kumbung telah terisi penuh.


Rabu, 19 Maret 2008

Periode produksi baru




Kegiatan februari selain membangun mushroom house milik Investor dari Surabaya, mushroom house no. 1 dan no. 3 juga telah memasuki masa periode musim terbaru. Untuk mushroom house no. 3 telah diisi dengan kapasitas 4500 baglog pada tanggal 16 februari 2008, Alhamdulillah pada tanggal 15 maret kemaren telah memasuki masa produksi perdana. berikut adalah foto yang diambil pada 15 maret pukul 6 pagi pada saat akan panen perdana.

Mushroom house baru



Awal februari ini kami mendirikan satu buah mushroom house lagi dengan kapasitas 10.000 baglog yang merupakan investasi Bapak Waluyo. Alhamdulillah dengan berbagai kendala dikarenakan seringnya hujan, keterlambatan bahan berupa bambu dan sebagainya, mushroom house no. 4 yang bersebelahan dengan mushroom house investasi sekolah dolan dapat diselesaikan dengan baik.