Assalaamu'alaikum Wr Wb, buat rekat-rekan semua, blog ini hadir hanyalah merupakan sharing pengalaman kami dan rekan-rekan. Jika ada manfaat yang bisa diambil, kami sangat bersyukur dan mohon doa. Jika karena sok tahu kami ada yang dirugikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga isinya bisa merupakan salah satu referensi. Wassalaamu'alaikum Wr Wb


Minggu, 24 April 2011

Efisiensi Penggunaan Boiler

Boiler, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya adalah bejana tertutup dimana pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam.

Kami seringkali ditanya, kenapa menggunakan boiler, bagaimana boiler itu bekerja, dan mengapa kog boiler yang ada di foto kami itu efektif untuk sekitar 1000 baglog.., terus banyak juga yang bertanya, bahwa mereka sudah membuat sesuai dengan skema yang ada, tapi mengapa kog tidak menghasilkan steam yang diharapkan..?

Skema boiler sederhana

Posting kali ini semoga bisa sedikit menjelaskan apa itu boiler lebih detilnya dan bagaimana mengoperasikannya secara efektif sehingga dihasilkan steam/uap panas yang cukup untuk mensterilkan baglog jamur tiram putih.

Tekanan uap yang dihasilkan boiler

Dalam posting tentang boiler sebelumnya kami jelaskan bahwa boiler sederhana yang sering digunakan dalam budidaya jamur tiram putih ini biasanya menggunakan water tube boiler dan fire tube boiler. Umumnya pula boiler dibuat menggunakan tong/drum bekas..

boiler sederhana dari tong/drum bekas

Ini dilakukan karena memang agar bisa murah dalam membuatnya. Kalau kami sendiri menggunakan plat baja dengan tebal minimal 3mm.

Nah, dalam pengoperasian boiler, yang perlu benar diperhatikan adalah evaluasi kinerja boiler itu sendiri.

Kehilangan panas yang menurunkan kinerja boiler
Parameter kinerja boiler, seperti efisiensi dan rasio penguapan, berkurang terhadap waktu disebabkan buruknya pembakaran, kotornya permukaan penukar panas dan buruknya operasi dan pemeliharaan. Bahkan untuk boiler yang baru sekalipun, alasan seperti buruknya kualitas bahan bakar dan kualitas air dapat mengakibatkan buruknya kinerja boiler.

Secara umum ada beberapa hal yang menyebabkan kehilangan energi dalam pembangkitan uap panas atau steam dalam pengoperasian boiler. yang antara lain:
  • Kehilangan panas karena gas buang kering
  • Kehilangan panas karena steam dalam gas buang (akibat kebocoran)
  • Kehilangan panas karena kandungan air dalam bahan bakar
  • Kehilangan panas karena kandungan air dalam udara
  • Kehilangan panas karena bahan yang tidak terbakar dalam residu
  • Kehilangan panas karena radiasi dan kehilangan yang tidak terhitung

Nah.. apa maksudnya...????
Inti dari kata-kata kehilangan panas-kehilangan panas itu adalah pemanasan dari api untuk mendidihkan air di dalam boiler harus benar-benar termanfaatkan secara sempurna. Jangan ada atau jangan terlalu banyak panas api yang keluar yang mengakibatkan efisiensi pemanasan boiler menjadi berkurang.

Cara mengatasi kehilangan panas untuk meningkatkan efektifitas kerja boiler
Gimana caranya..???
  • Untuk bagian pembakaran, sebaiknya dibuatkan semacam burner untuk mengisolasi api secara lebih baik, burner itu bisa merupakan paket yang terintegrasi dengan boiler, bisa juga dibuatkan terpisah yang biasanya berupa pasangan bata untuk mengisolasi/lebih mengarahkan api ke dalam boiler.

  • boiler dengan burner terintegrasi bagian bawah di dalamnya terdapat lapisan cor beton untuk menahan panas

  • Lakukan perawatan boiler secara berkala dengan selalu membersihkan pipa-pipa pemanasan dan pipa cerobong agar panas api bisa terlewati secara sempurna.
  • Air yang digunakan pun harus baik, bersih, tidak keruh, ini untuk menghindari terjadinya endapan dalam boiler yang mengakibatkan umur pemakaian boiler itu akan lebih singkat. Jika endapan terjadi di dalam boiler, otomatis pemanasan yang diberikan akan semakin lama..

  • Periksa dengan teliti jika terjadi kebocoran, karena untuk sistem fire tube boiler, kebocoran sedikit saja, maka pipa pemanas akan langsung tidak dapat berfungsi sehingga steam yang dihasilkan akan kecil.
    Pembuatan boiler harus teliti karena terdapat banyak jaringan pipa yang apabila terjadi kebocoran akan mengurangi efektifitas kerja boiler

  • Cek dan periksa pula kontinuitas api, karena jika menggunakan bahan bakar gas LPG, seringkali terjadi penurunan tekanan akibat terbentuknya es pada tabung gas LPG dikarenakan gas yang dialirkan dengan tekanan secara kontinu...

Dengan apa yang telah dijelaskan tersebut dapat disimpulkan, boiler yang ada akan menghasilkan steam/uap panas bertekanan baik untuk mensterilkan baglog jamur tiram putih di dalam steamer jika panas api dapat dimanfaatkan secara efektif..

Untuk standard operasinya adalah sebagai berikut:
  • Jika menggunakan kayu bakar, sebaiknya dibuatkan semacam tungku untuk melokalisir api, selanjutnya api yang dihasilkan oleh kayu bakar sebaiknya ditiup dengan angin menggunakan kipas angin atau blower, sehingga pemanasan dapat berjalan dengan cepat.. otomatis panas steam yang terjadi juga bisa cepat.
    • Contoh tungku dari pasangan bata yang dibuat di bawah boiler agar pemanasan api bisa lebih sempurna

  • Jika menggunakan gas LPG, sebaiknya menggunakan kompor gas high pressure dan menggunakan burner. Regulator yang digunakan juga harus menggunakan regulator high pressure pula.
Kompor gas high pressure, panas apinya sebaiknya juga diisolasi dengan memberikan tutup di samping boiler agar pemanasan bisa lebih termanfaatkan

Boiler dengan kapasitas berapa liter efektif untuk memanaskan baglog sejumlah berapa dan pada steamer berkapasitas berapa..??
Pertanyaan seperti ini juga seringkali muncul, Nah.. untuk menjawabnya sekarang mari kita bahas sejauh mana efektifitas volume boiler terhadap pemanasan steam pada steamer/autoclav.. atau berapa volume boiler yang diperlukan untuk meng oven/steam baglog sejumlah tertentu pada steamer..?

Boiler sederhana yang dibuat umumnya terbuat dari tong, untuk boiler yang kami rancang tersebut menggunakan plat baja tebal 3mm dengan ukuran diameter rata-rata 60cm tinggi 110cm, jika dihitung, volume boiler total adalah sekitar kurang lebih 300 liter. Rasio air dan udara pada boiler biasanya adalah 1:3, jadi pada boiler tersebut menggunakan 100 liter air. Hal ini masih bersifat optional, jika pemanasan api bisa lebih banyak (menggunakan kayu bakar yang diblower misalnya), maka air yang dipakai boleh hingga 200liter.

boiler rancangan kami dengan kapasitas 300liter

Nah, menurut pengalaman kami, boiler ini efektif memanaskan steamer berisi baglog dengan volume maksimal 4m3 atau berisi kurang lebih 900baglog-1000baglog jamur tiram putih dengan ukuran plastik 18x35cm.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan sterilisasi..??
Untuk waktu yang diperlukan untuk baglog dalam steamer bisa mencapai 100 derajat C sangat tergantung panas api. Jika pemanasan baik/kontinu, maka uap panas/steam yang dihasilkan boiler dapat bertekanan tinggi, karenanya baglog dapat lebih cepat mencapai suhu 100 derajat C.

Dalam pengalaman kami, rata-rata baglog sudah bisa mencapai suhu 100 derajat C dalam waktu sekitar 6-8jam. Untuk yang menggunakan kayu bakar yang diblower dan diberi tungku, suhu bisa mencapai 100 derajat dalam 5jam. Untuk kompor gas high pressure, suhu mencapai 100 derajat dalam 7-8jam.
Pada saat trial, boiler ini mampu mencapai tekanan 1Bar dalam waktu kurang lebih 45 menit dari saat menyalakan kompor high pressure

Ini pun sangat tergantung kualitas steamernya. Steamer yang baik adalah yang mampu menahan uap panas/steam secara baik dan sempurna. Jika pada pintu terdapat banyak kebocoran, otomatis pula pemanasan yang terjadi bisa lebih lama..

Ok, mari kita analisa air yang diperlukan dan uap panas yang dihasilkan untuk memanaskan baglog tersebut. Ingat, hitungan ini bersifat empiris dan akal-akalan sederhana saja, bukan hitungan teknis yang benar, karena teknik yang digunakan adalah teknik pendekatan dengan teknologi tepat guna saja..

Jika menggunakan air standar 100liter dalam memanaskan 4m3 steamer, maka biasanya boiler harus diisi ulang setiap kurang lebih 2 jam. Air ini diisi ketika level air sudah berkurang hingga tinggal 30%, jika kurang dari 2 jam sudah harus diisi, artinya pemanasan api baik dan uap yang dihasilkan pun lebih banyak sebaliknya jika pengisian air lebih dari 2 jam, artinya pemanasan api kurang dan uap panas yang dihasilkan pun kurang pula..

Total air yang diperlukan dalam pemanasan steamer hingga baglog mencapai 100 derajat C kurang lebih mencapai 500 liter-600 liter.. Artinya, air sejumlah tersebut diubah menjadi steam/uap panas bertekanan yang dimasukkan ke dalam steamer berukuran kurang lebih maksimal 4m3.
Nah, bagaimana jika kurang dari itu, otomatis, pemanasan bisa lebih cepat, karena waktu yang diperlukan pun lebih singkat..

Bagaimana pula jika steamer berukuran lebih besar..?
Katakan saja misalnya kita ingin membangun steamer dengan kapasitas 2000 baglog, maka biasanya dibuat steamer dengan ukuran bersih dalam 2 x 2 x 1,8m3 atau 2,2 x 2,2 x 1,6m3. (Ingat, steamer jangan dibuat tinggi, tapi melebar, jadi perbandingan pada tinggi harus lebih rendah).., untuk memanaskan baglog jamur tiram pada steamer dengan ukuran tersebut, dibutuhkan 1000liter - 1200liter air yang diubah menjadi uap panas/steam.., nah untuk itu, yang bisa dilakukan adalah menggunakan dobel boiler atau boiler ganda. Karena jika menggunakan satu unit boiler saja, diperlukan waktu yang lebih lama dan seringkali terjadi loss steam.. Seringkali pula kontinuitas dari pemanasan api berkurang karena kebanyakan pebudidaya menggunakan tenaga manusia, sehingga untuk menunggu pemanasan api selama lebih dari 10 jam tentu faktor keletihan, jenuh dan sebagainya bisa berpengaruh dalam kontinuitas panas api..

Konsumsi Bahan Bakar
Yang sering menjadi pertanyaan pula, berapa banyak gas LPG yang diperlukan dalam proses sterilisasi ini..? Standardnya, jika dioperasikan dengan regulator dan kompor gas high pressure, satu tabung gas LPG ukuran 12kg akan habis dalam 6-7jam. Jadi kuncinya bagaimana menghasilkan api secara kontinu dan baik dalam 6-6-7jam tersebut agar gas yang diperlukan pun tidak terbuang percuma.
Dan bagaimana membuat steamer sesempurna mungkin dalam menyimpan panas, agar konsumsi bahan bakar yang digunakan pun bisa lebih ekonomis.

Harapan kami, posting ini bisa sedikit memberikan gambaran mengenai, mengapa kog boiler yang sudah dibuat kog tidak efektif dalam memanaskan steamer. Hal ini bisa disebabkan banyak hal, bisa jadi boiler yang dibuat menggunakan bahan bekas yang sudah banyak korosi/karat, sehingga terbentuk endapan, atau air steam yang terbentuk pun tidak sempurna karena airnya juga kurang bersih. Bisa jadi pula steamer yang dibuat kurang rapat, banyak terjadi kebocoran, sehingga pemanasan tidak efektif, dan banyak kasus lainnya yang kami sendiri tidak bisa melihat langsung dan memberikan sedikit advice..

11 komentar:

  1. ass...mas pada saat boiler di isi ulang suhu akan menurun, apa ada cara yang lebih efektif? misal menaruh tandon air di atas boiler sehingga air tandon akan dimasukkan ke boiler sudah agak panas atau memasukka lagi air hasil pembunggan dari stiem...... mohon saran pak

    BalasHapus
  2. Berapa harga 1 unit boiler nya mas?? trus kalo pesan berapa lama inden nya??

    BalasHapus
  3. @Marta: Wass wr wb, cara kerja akan kami jelaskan lebih lanjut di posting berikutnya, untuk mengantisipasi penurunan suhu, perlu dipasang stop kran antara boiler dan steamer, penurunan suhu terjadi karena uap bertekanan kembali dari steamer ke dalam boiler, walau sebenarnya pengaruh itu kecil, tapi cukup mengurangi efektifitas juga. Untuk pemanasan kembali pada saat pengisian air, kami hitung memerlukan waktu 6-10menit tergantung volume air. @d_khe= email kami di satriadafi@gmail.com pembuatan boiler memang perlu inden, karena berdasar pesanan dan pembuatan seperti yang telah dijelaskan memerlukan teknik dan ketelitian tinggi karena menyangkut jaringan pipa yang nanti berfungsi sebagai pemanas. Lama pemesanan juga diakibatkan setelah jadi, kami memerlukan waktu untuk pengujian kebocoran, uji tekanan, uji ketahanan.

    BalasHapus
  4. terimakasih mas

    BalasHapus
  5. Assalamu'alaikum, saya sudah rakit boilernya mas wawan .hanya saja saya kesulitan mendapatkan kompor gas high pressure beserta regulatornya.bisa mas bantu berapa harganya.sekalian onkir :)

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum mas , saya sudah membuat PDA sesuai dengan cara kerja mas Fithra sampai F1 dan F2 pas saya coba di baglog bibitnya kok yang tumbuh jamur tikus semua mas, kemudian untuk mengukus baglog dengan drum yang ditutup menggunakan skrup mur penutup besi kira kira panasnya dan tekananya bagus tidak? trima kasih mohon dijawab

    BalasHapus
  7. akhirnya selesai sudah boiler berkat petunjuk mas wawan di blog ini.dan kompornyapun sudah saya beli online....

    BalasHapus
  8. pa berapa harga boilernya dan berapa demnsinya?

    BalasHapus
  9. pak...itu kok pipa2 vulkanisnya kelihatanya tidak dipasang miring?padahal di skemanya kan miring gt pak? mohon infonya, trimakasih.....

    BalasHapus
  10. Mas mau pesan boiler serius hub saya di 08123317339 /03418110684

    BalasHapus
  11. Mas mau pesan boiler serius hub saya di 08123317339 /03418110684

    BalasHapus