Assalaamu'alaikum Wr Wb, buat rekat-rekan semua, blog ini hadir hanyalah merupakan sharing pengalaman kami dan rekan-rekan. Jika ada manfaat yang bisa diambil, kami sangat bersyukur dan mohon doa. Jika karena sok tahu kami ada yang dirugikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga isinya bisa merupakan salah satu referensi. Wassalaamu'alaikum Wr Wb

Galeri photo jamur Step pertumbuhan jamur Bibit PDA F1 F2 Alat Spinner Autoclave Tips beli baglog Berbisnis jamur1 Berbisnis jamur2 Hasil jamur dari baglog Tips kualitas baglog Tips kualitas bibit Desain steamer Desain boiler Kegagalan budidaya Kumbung jamur Perawatan jamur Pola pertumbuhan jamur biaya baglog1 biaya baglog2

Sabtu, 30 April 2011

Sinergi luar biasa budidaya jamur dengan budidaya cacing lumbricus rubellus

Tulisan kali ini akan membahas sedikit lebih mendalam tentang bagaimana sinergi antara limbah baglog dengan budidaya cacing lumbricus rubellus, ini untuk melanjutkan posting sebelumnya mengenai potensi limbah buangan baglog jamur tiram putih.

Saya bersama Mas Abdul Azis Adam pemilik dan pengembangan budidaya cacing lumbricus rubellus, budidaya belut, pengembangan pupuk organik juga

Memang sudah saatnya pemanfaatan limbah baglog jamur tiram putih ini dicarikan solusi yang lebih berdaya guna agar selanjutnya bisa merupakan solusi yang lebih kompeherensif. Dan...... menguntungkan tentunya.

Baglog jamur tiram putih yang akan dimanfaatkan untuk budidaya cacing

Alhamdulillah kami dipertemukan kembali oleh Allah SWT dengan sahabat kami di masa SMA dulu, dan ini merupakan pertemuan yang tidak disangka dan akhirnya bisa berlanjut ke sinergi yang sangat serius..
Saat ini kami sedang mengembangkan sebuah potensi pemanfaatan limbah baglog jamur tiram putih untuk selanjutnya membuat sebuah pupuk organik dari Kascing/kotoran cacing dan campuran kascing dengan berbagai bahan organik lainnya.

Pupuk organik ini nantinya sangat berkualitas tinggi terutama untuk tanaman seperti bunga-buah dan sebagainya. Kebetulan sekali di Kota Batu dan sekitarnya adalah salah satu penghasil bunga yang sangat besar.., jadi pemasaran pupuknya tidak terlalu jauh juga..

Cacing lumbricus rubellus diantara gergajian dari baglog buangan

Ok.., sekarang akan kami cerita-cerita sedikit tentang budidaya cacing lubricus ini
Apa sih, manfaat dan kegunaan cacing lumbricus, dan nantinya dipasarkan ke mana saja..? Berikut beberapa manfaat dari cacing lumbricus:
  • Karena mengandung protein yang tinggi, cacing paling umum digunakan sebagai bahan makan / pakan hewan ternak atau hewan budidaya seperti jenis burung/unggas, perikanan/ikan, kodok, udang dan sebagainya.

  • Cacing juga dapat diolah sebagai bahan baku pembuatan kosmetik
  • Cacing lumbricus ini sekarang juga sudah dikembangkan sebagai salah satu bahan obat karena dapat menurunkan tekanan darah. Fungsi paling umumnya adalah dapat menurunkan penyakit demam/panas dan meredakan penyakit tipus. Untuk ini biasanya cacing dikeringkan lalu di ekstrak dalam bentuk kapsul.

Kemudian, bagaimana cara membudidayakan cacing ini? Untuk menjawab ini, kita harus memahami dulu bagaimana kondisi yang terbaik untuk perkembangan cacing. yaitu:
  • Tanah sebagai media rumahnya harus mengandung banyak bahan organik, ini nantinya yang akan kita ganti dengan media gergajian dari baglog buangan. cacing menyukai bahan yang mudah membusuk karena mudah dicerna oleh tubuhnya.

  • Cacing menyukai kondisi dengan ph sedikit asam dan netral yang kurang lebih 6-7. Pada kondisi ini bakteri dalam tubuh cacing dapat bekerja optimal untuk melakukan pembusukan dan fermentasi. Kondisi ini harus benar-benar diperhatikan, karena jika pada gergajian terjadi fermentasi berlebihan dan panas, maka justru dapat membunuh cacing itu.

  • Kelembaban optimal di kisaran 30%

  • Suhu yang disukai oleh cacing karena dapat memicu pertumbuhan cacing dan perkembangbiakannya adalah sekitar 15-25 derajat C, untuk ini tempat budidaya cacing sebaiknya terlindung dari sinar matahari langsung. Kalau bisa dibuatkan semacam rumah atau naungan sederhana sehingga terjaga suhu dan kelembabannya.

Memang menurut rekan kami ini, untuk berhasil dalam melakukan budidaya cacing, kita harus terlebih dahulu memahami kondisi yang disenangi oleh cacing tersebut. Pada awalnya budidaya cacing dan pada umumnya diletakkan pada kotak-kotak dalam jumlah banyak, selanjutnya cacing dibiakkan di tempat tersebut.

Budidaya cacing pada kotak-kotak kayu


Gergajian dari baglog buangan sebelum dimakan cacing


Sebaiknya memang sebelum membudidayakan dalam jumlah banyak, dicobakan dahulu.. caranya:
Bibit cacing yang ada dicobakan dahulu di media yang ada dalam kotak-kotak, perhatikan apakah cacing tersebut langsung masuk ke dalam media atau berkeliaran di atasnya, jika masuk ke dalam, perhatikan setiap 3 jam, apakah cacing tersebut keluar atau tidak, jika dalam 12 jam tidak keluar, berarti bisa disimpulkan media tersebut cocok, dan cacing betah di dalamnya..

Namun sahabat kami ini memiliki tatacara yang berbeda untuk mengembangbiakkan cacing lumbricus, dengan berbagai percobaan sebelumnya, beliau membuat semacam kotak dari pasangan bata sederhana. Ukurannya kurang lebih 100x200x50cm. Bagian bawahnya diberi sedikit plesteran tapi yang bisa menyerapkan air. Selanjutnya cacing dibudidayakan di sini..

Mencoba budidaya cacing pada jumlah sedikit dulu di kotak bata, tampak di atasnya diberi makanan berupa ampas tahu selain media gergajian dari baglog buangan

Budidaya cacing lumbricus menggunakan media baglog afkir.
Pertama-tama baglog afkir tersebut dikumpulkan dan dibuang/dipisahkan dari plastiknya
Haluskan dengan menggunakan tangan saja, tidak perlu sampai terlalu halus banget/misal menggunakan mesin.

Baglog buangan dipisahkan dulu dengan plastiknya

Jika terlalu kering, siram sedikit saja agar kelembaban dan kadar airnya bertambah. Tetapi pada umumnya baglog buangan tersebut sudah memiliki kadar air yang optimal sebagai media/makanan cacing.
Selanjutnya setelah gergajian siap sebagai media, dapat difungsikan sebagai pakan/makanan cacing, dan juga dapat difungsikan sebagai media/rumahnya.

Nah, sekarang apa sebenarnya fungsi grajen tersebut? Untuk itu perlu sedikit dijelaskan masalah makanan/pakan cacing. Setiap harinya, cacing dapat menyerap makanan sebanyak berat tubuhnya, artinya, sebaiknya kita memberikan makanan sejumlah berat cacing yang kita budidayakan. Makanan yang paling umum diberikan adalah ampas tahu dengan perbandingan 1:1 dengan berat cacing tadi.

Lalu bagaimana dengan baglog buangan? Disinilah hebatnya gergajian hasil baglog buangan tersebut. Selain berfungsi sebagai media, kandungan gergajian yang juga mengandung nutrisi seperti bekatul dan sebagainya itu juga berfungsi sebagai makanan. Jadi, dengan memberikan gergajian dari baglog buangan, kita tidak perlu lagi setiap hari mencari ampas tahu untuk pakannya, dan pemberiannya pun bisa jadi hanya sedikit saja..

Sebagai ilustrasi pengaturan layer/lapisan pada budidaya cacing menggunakan baglog buangan, adalah sebagai berikut:

Pada gambar tersebut nampak bahwa, pemberian grajen sebagai media cacing lumbricus sebaiknya sebanding dengan berat cacing yang ada.., pada awalnya dibagi menjadi 3 layer, selanjutnya dalam waktu kurang lebih 7 hari, akan terbentuk 2 layer saja yaitu cacing lumbricus dan kascing/kotoran cacing..
Nah, dengan gambaran yang ada tersebut, bisa disimpulkan, apabila kita ingin memproduksi kascing dalam waktu singkat, bisa menggunakan gergajian. Dalam waktu 7 hari, kascing sudah bisa di "panen" di bagian bawah layer yang selanjutnya bisa dioptimalkan sebagai pupuk atau campuran pupuk organik.

Kalau dihitung dari segi produksi, bagaimana menghasilkan cacing lumbricus dan kascing tersebut..?
6 Kotak bata tempat budidaya cacing lumbricus

Menurut pengalaman rekan kami ini, dia membuat sekitar 6 kotak dari pasangan bata dengan ukuran kurang lebih 120x200x50cm tadi. Nah, setiap kotak, InsyaALLAH bisa menghasilkan kurang lebih 80-90kg cacing lumbricus rubellus..

Di ambil di permukaannya saja sudah tampak banyak sekali cacing lumbricus

Hitungannya adalah sebagai berikut:
Bibit cacing yang akan dibiakkan per kotak tersebut diisi sekitar 20-30kg.
Gergajian dari baglog buangan diisikan ke kotak sebanyak kurang lebih mencapai 100kg.
Selain gergajian, masih dibantu dengan pakan dari ampas tahu..
Setiap harinya cacing dapat makan sebanyak berat tubuhnya, lalu selanjutnya menghasilkan kascing tergantung daya serap makan ke tubuh cacing tersebut.
Jika menggunakan pakan ampas tahu, kascing yang dihasilkan kira-kira sebanyak 40% dari berat, sekitar 60% terserap untuk membesarkan cacing.
Sedangkan jika menggunakan gergajian baglog, maka daya serapnya sekitar 40% dan akan menghasilkan sekitar 60% kascing dari beratnya..
Luar biasa bukan..?

Nah bagaimana panennya..?
Cacing dapat dipanen dalam waktu kurang lebih 30 hari.., dari waktu tersebut bibit cacing yang ada tadi InsyaALLAH sudah mencapai kurang lebih 80kg.. Dan kascing yang ada sekitar 50kg an...
Jadi yang dibudidaya rekan kami di 6 kotak itu menghasilkan sekitar 500kg cacing lumbricus rubellus dan sekitar 300kg kascing.. Subhanallah..

Saat ini saja, rekan kami meminta pasokan baglog buangan sekitar 1 ton per pekan yang artinya dibutuhkan sekitar 4 ton per bulannya. Ini masih permulaan, karena target ke depannya membutuhkan hampir 3 kali lipat yaitu sekitar 12 ton baglog buangan per bulan..
Ini masih jauh dari target, karena kebutuhan per bulannya kira-kira mencapai 80 ton. Bahkan jika ingin untuk pasokan luar pulau hingga kalimantan, kebutuhan mencapai 300 ton per bulan.. Subahanallah..

terus bagaimana solusinya..? Ini menjadi tugas saya di tim untuk mencari baglog buangan di seluruh Jawa Timur..

21 komentar:

  1. ide yang menarik pak, di tempat bapak sudah dimulai?, jika sudah, bagi-bagi pengalamannya dong :), salam kenal

    BalasHapus
  2. di mana bisa didapatkan benih cacingnya
    trims

    BalasHapus
  3. bibit apa bisa di kirim ke sidoarjo jawa timur ya pak???? minimal pemesanan brp????

    BalasHapus
  4. luar biasa ide dan pengalamannya...jazakallah atas ilmunya..

    BalasHapus
  5. yap.... ilmu bapak tidak akan berkurang jika bapak terus melakukan pembagian ilmu pada kami. Karena itu janji Allah pada umatnya...

    Tapi pak... perolehan bibit cacingnya darimana? dan penjualannya ke mana?

    BalasHapus
  6. mas mau tanya dapat bibit cacingnya dari mana yaw saya tingggal di solo.tolong infonya yaw karena saya binggung mau aya apakan log yang sudah tidak produktif
    no hp 085789119599

    BalasHapus
  7. bagus sekali buat tambah inspiratif.. thnks infonya..

    BalasHapus
  8. maksih pak atas infonya

    BalasHapus
  9. salam kenal pak....

    Ada no tlp yang bisa dihubungi tidak pak...?
    saya sangat tertarik

    wasalam dan terima kasih..

    BalasHapus
  10. pak dimana alamat bapak abdul azis, adakah no tlp yang bisa dihubungi, saya ingin belajar dan praktek dilapangan, berapa biaya nya, terima kasih

    BalasHapus
  11. wah pas sekali jika limbah baglog saya bisa dimanfaatkan.......
    tlong klo ada no. telf yg bisa dihubungi...
    trima kasih.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Abdul Azis Adam Maulida
      Jl. S. Supriyadi 9A/42,RT 07 – RW 04, Sukun – Malang
      Telp/Hp 0341-5366267/ 085755699111/ 087759728940
      Budidaya Terpadu/ Integrated Farming,(Jamur – Cacing –
      Perikanan lele & Sidat – Pupuk Organik- Kebun Organik –
      Pembibitan)

      Hapus
    2. saya sangat berminat admin,bgaimana bs ikut atau bergabung,.

      Hapus
  12. perlu di coba,...

    BalasHapus
  13. insya allah saya akan mengikuti jejak njenengan mas aziz,mohon bantuannya.seandainya luar daerah sukun apakah bisa mengikuti kegiatan budidaya terpadu njenengan mas.

    BalasHapus
  14. insya allah saya akan mengikuti jejak njenengan mas aziz,mohon bantuannya.seandainya luar daerah sukun apakah bisa mengikuti kegiatan budidaya terpadu njenengan mas.

    BalasHapus
  15. insya allah saya akan mengikuti jejak njenengan mas aziz,mohon bantuannya.seandainya luar daerah sukun apakah bisa mengikuti kegiatan budidaya terpadu njenengan mas.

    BalasHapus
  16. salam kenal P. A A Adam M,Adam M, ST
    sungguh saya sangat tertarik sekali dengan seminar bp di hotel trio indah 2 malang yang di selenggarakan olleh DKP kota malang,
    Mohon bp berkenan menerima saya untuk berkunjung ke tmpat bapak, sebagai langkah awal untuk mewujutkan keinginan saya.
    Termkasih banyak sebelum nya,
    Best regards,
    Hadi / malang
    081334286151

    BalasHapus
  17. admin saya sangat berminat dg usaha ini,bgaimana bs bergabung dg bpak atau blajar usaha cacing..

    BalasHapus
  18. kalau mau pesan cacing lewat paket bisa apa tidak? bagaimana caranya? trimakasih

    BalasHapus