Assalaamu'alaikum Wr Wb, buat rekat-rekan semua, blog ini hadir hanyalah merupakan sharing pengalaman kami dan rekan-rekan. Jika ada manfaat yang bisa diambil, kami sangat bersyukur dan mohon doa. Jika karena sok tahu kami ada yang dirugikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga isinya bisa merupakan salah satu referensi. Wassalaamu'alaikum Wr Wb


Minggu, 14 Agustus 2011

Semuanya termanfaatkan (refleksi budidaya jamur, cacing lumbricus, ikan air tawar, tanaman buah)

Sumber inspirasi dari segala inspirasi :
Al Quran Surat Ali Imran 190-191:
" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan dalam pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda Ke-Maha Esaan Allah bagi orang yang menggunakan pikiran.
Yaitu orang-orang yang mengingat Allah diwaktu berdiri, waktu duduk dan waktu berbaring. Dan mereka memikirkan rahasia penciptaan langit dan bumi diiringi ucapan "Ya Tuhan kami, kiranya tidak ada Engkau menciptakan ini semua sia-sia. Maha Suci Engkau. Lindungilah kami dari siksaan api neraka"

Dari segala ciptaan Allah SWT, kami hanya mengamati betapa sungguh benar bahwa tidak ada dalam ciptaanNYA itu sia-sia..

Posting kali ini mungkin akan sedikit menjelaskan jawaban dari banyaknya pertanyaan yang masuk mengenai budidaya cacing lumbricus. SMS, Email, Telpon, bahkan yang datang bersilaturahim ke tempat kami rata-rata menanyakan jika sudah berbudidaya cacing, kemana kita akan menjualnya..??

Budidaya cacing lumbricus dalam kotak bata

Dalam posting kami sebelumnya mengenai budidaya cacing, perlu sedikit kami review di sini adalah, manfaat dari cacing yang antara lain :
  • Untuk pakan ternak seperti dalam budidaya unggas, ikan, kodok, udang dan sebagainya
  • Cacing juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik
  • Untuk obat seperti obat demam.

Nah, memang untuk poin ke dua dan ketiga walaupun mulai dijajaki, namun secara ekonomis belum terlalu nyata dan real sebagai kebutuhan yang bersifat rutin..
Pemasaran cacing lumbricus yang paling realistis adalah untuk pakan hewan seperti ternak unggas dan perikanan.

Budidaya ikan air tawar

Berikut ini sebuah bukti nyata dan usaha real mengenai pemanfaatan limbah baglog jamur tiram secara lebih komperehensif dan terintegrasi.
Budidaya ini sifatnya benar-benar bisa memanfaatkan semua potensi yang ada.. Budidaya apa itu..?

Budidaya yang sifatnya terintegrasi ini adalah:
Budidaya jamur tiram, lalu limbahnya dimanfaatkan untuk budidaya cacing lumbricus, lalu hasilnya dimanfaatkan sebagai pakan dalam budidaya ikan nila, belut, ikan sidat, dan ikan air tawar lainnya..

Apakah sudah berhenti sampai disitu..???

Belum, kascing atau kotoran cacing ternyata masih bisa dimanfaatkan sebagai media atau pupuk yang sangat baik untuk budidaya tanaman buah.. Di sini bisa juga untuk tabulampot (tanaman buah dalam pot)..

Subhanallah..

Semua termanfaatkan..
Dalam budidaya cacing lumbricus, ketersediaan baglog buangan dari budidaya jamur tiram adalah merupakan kebutuhan yang sifatnya primer.. Keberhasilan dan kesuksesan budidaya cacing lumbricus ini akan semakin tinggi apabila media dan makanan utama yang diberikan adalah kandungan dari baglog buangan tersebut.

Berikut sedikit ilustrasi dari budidaya yang terintegrasi yang ada di tempat rekan kami tersebut:

Dalam budidaya cacing lumbricus, cacing dalam sehari dapat memakan makanan seberat tubuhnya.., nah.. apabila dalam satu kotak berukuran 80cm x 300cm ini diberikan bibit cacing lumbricus sebanyak kurang lebih 15 kg, maka dalam sehari kurang lebih yang harus diberikan adalah minimal 15kg kandungan dari baglog buangan tersebut.

Asupan makanan tambahan juga perlu diberikan berupa ampas tahu atau yang lainnya. Kelembaban perlu dijaga dengan baik pula dengan memberikan penyiraman sekitar 2-3 hari sekali..

Pemberian ampas tahu dalam budidaya cacing lumbricus

Makanan tambahan ini perlu diberikan agar berat cacing bisa bertambah secara optimal.., sedang kandungan dari baglog buangan tersebut merupakan makanan utama sekaligus merupakan media atau rumahnya...

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, mengapa dalam budidaya cacing lumbricus ini ditekankan penggunaan baglog buangan? Karena di sini kita ingin menghasilkan kascing atau kotoran cacing yang ternyata juga dapat dimanfaatkan secara baik untuk tanaman-tanaman buah..

Kembali ke budidaya cacing tadi, pemberian baglog buangan tadi yang sebanyak kurang lebih 15kg per hari bisa diberikan sekaligus, misal 50kg untuk waktu makan kurang lebih 6 hari, makan tambahan yang diberikan juga bisa ditambahkan ampas tahu..

Dengan asupan pakan model ini, kira-kira per satu periode yaitu 4 bulan, diperlukan baglog buangan per kotak sebanyak kurang lebih 800 - 1000kg baglog sortir.. Ini kira-kira hanya untuk satu kotak budidaya cacing yang berisi kurang lebih 15 kg cacing lumbricus.., jadi jika ada 6 kotak budidaya cacing, dibutuhkan paling tidak sekitar 5000 kg sampai 6000kg (6TON) atau rata-rata per bulan kebutuhannya sekitar 1,5TON baglog buangan. Subhanallah..

Baglog afkir/buangan yang akan dimanfaatkan

Kemudian.. berapakah hasilnya..? Diperkirakan dalam waktu 4 bulan, dari 15 kg bibit cacing tadi bisa berkembang menjadi kurang lebih 60-70 kg cacing..
Jadi jika memiliki 6 kotak, cacing yang dihasilkan bisa mencapai kurang lebih 400 kg, yang dirata-rata per bulannya sekitar 100 kg cacing lumbricus..
Nah.. sekarang pertanyaannya kemana kah jualnya..???

Ternyata yang paling banyak membeli cacing ini adalah budidaya ikan air tawar seperti ikan nila, ikan sidat, ikan gurami, belut, dan sebagainya..
Dan harga cacingnya pun mencapai Rp. 50.000 /kg..

Ternyata dalam budidaya ikan, cacing ini bukan diberikan sebagai makanan utama, namun sebagai probiotik saja atau bahasa mudahnya sebagai suplemen semacam produk yakult jika untuk manusia..
Nah, untuk lebih mengintergrasikan bisnis ini, di samping lokasi budidaya cacing lumbricus, langsung dibuatkan kolam-kolam untuk budidaya ikan air tawar. Nah isi kolam ini adalah belut dan ikan nila..

Budidaya cacing dan ikan air tawar

Per kotak ukurannya sekitar 2x3 m2 untuk menampung kurang lebih 20-50kg ikan..
Pemberian cacing ini per hari adalah kurang lebih 0,5kg - 1kg sebagai probiotiknya..
Nah.. dengan adanya 6 kotak budidaya ikan dan belut, maka per pekan dibutuhkan 6kg x 6 kotak = 36kg cacing lumbricus.. atau per bulan kebutuhan mencapai 144 kg cacing lumbricus..

Pemberian cacing ini sifatnya pun mutlak jika menginginkan hasil budidaya ikan yang baik., karena itulah langganan cacing dari berbagai kota di jawa timur berdatangan untuk membeli cacing.. ada yang per minggu beli 20kg ada yang 30 kg, rata-rata berasal dari Jember, Probolinggo, Banyuwangi, Mojokerto..

Dengan kebutuhan akan cacing sejumlah itu.., otomatis ketersediaan cacing lumbricus menjadi kurang.., inilah sebabnya kami optimis untuk segera menambah kapasitas untuk budidaya cacing lumbricus, namun ini perlu benar-benar diatur untuk ketersediaan baglog buangan dari jamur tiram juga..

Nah.. selanjutnya.. bagaimana dengan Kascingnya..???
Kascing adalah kotoran cacing yang secara fisik tampilannya seperti tanah. Bentuknya menyerupai butiran-butiran. Setelah diteliti, kandungan zat organik dan unsur hara seperti auxin, sitokinin, giberelin, dan zat perangsang tumbuh yang sangat bermanfaat bagi tumbuhan...
Kascing ini telah diteliti kandungannya di Laboratorium Universitas Brawijaya Malang..

baglog buangan yang belum dikonsumsi cacing


baglog buangan berubah menjadi kascing berbentuk tanah yang menyerupai butiran

Dalam ujicoba, ternyata kascing sangat baik untuk tanaman-tanaman buah. Zat hara yang terdapat di dalamnya mampu untuk merangsang tumbuh buah secara lebih baik.. Hal ini pun telah dilakukan pada tanaman markisa.

Kascing dalam kemasan

Hasilnya, pot yang terdapat kascingnya, mampu menghasilkan buah yang banyak dan rasanya pun enak. Sedang pot yang tidak menggunakan kascing, buahnya hanya sedikit..

Tanaman markisa berbuah banyak dengan media tumbuh kascing


Tanaman markisa berbuah sedikit tanpa kascing


Subhanallah..

Akhirnya walaupun masih dalam tahap percobaan, namun InsyaALLAH kami yakin, dengan segera memanfaatkan kascing (kotoran cacing) sebagai pupuk atau malah media tanam dalam budidaya tanaman buah dalam pot, hasilnya nanti bisa sangat optimal..

Kascing yang diletakkan dalam polibag rencananya untuk lombok dan tomat

Dan kami pun hanya bisa berucap Subhanallah.., luar biasa.. seluruhnya bisa termanfaatkan dengan baik dan menghasilkan baik pula..
Sungguh benar Allah SWT, dan tidak ada yang diciptakanNYA sia-sia bagi yang mau terus menggali dan memanfaatkan potensi yang ada..

Dan akhirnya terngiang-ngiang lagi ayat yang berulang-ulang dalam Surat Ar- Rahman:

"Lalu karunia Tuhanmu yang mana lagi yang hendak kamu dustakan?"

8 komentar:

  1. alhamdulilah mas, smoga bs menjadi industri Hulu-Hilir....amin3x

    BalasHapus
  2. semoga informasinya banyak bermanfaat bagi sesama dan anda mendapat barakah dari Allah SWT....aamiin

    BalasHapus
  3. KIOS MESIN menyediakan mesin pengolahan jaumur
    antara lain
    1. mesin press baglog jamur
    2. mesin sterilisasi jamur
    3. mesin pengisi baglog jamur
    4. mesin mixer / pencampur media jamur
    kunjungi http://kiosmesin.blogspot.com/

    BalasHapus
  4. mantap infonya, kadang gak kepikir untuk memanfaatkan limbah jamur ini, mo coba ah, makasih, semoga usaha anda makin barokah

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. assalam'mualaikm...
    mau tanya mas,..selain medianya dari baglog & makanannya dengan ampas tahu...ada lg gak mas tambahan buat perkembangbiakan cacing tersebut...
    soalnya sya sudah coba jajal ngembangbiakin cacingnya, terus gk berhasil...
    cacingnya pada mati & menyusut ..
    bisa minta penjelasannya gk mas..?
    terima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
  7. Assalamualaykum WW
    Saya Dadang dari Jakarta dan baru mulai mencoba budidaya jamur ini (persiapan kumbung dan bibit.
    Mas Fithrawan, saya mau tanya.., menurut pengalaman mas Fith, kalo budidaya cacingnya kita letakkan di bawah rak baglog yang terbawah bagaimana?, karena baglog yang terbawah tingginya kira2 40cm dari lantai tanah, nah kotak pembudidayaan cacingnya akan saya letakkan di dasar situ.
    Apakah akan mempengaruhi pertumbuhan jamur?, Kalau untuk cacing saya rasa malah diuntungkan karena ikut tersiram dan tetap lembab saat dilakukan penyiraman baglog.
    Demikian mas Fith.., terima kasih sebelumnya..
    Wassalamualaykum WW..

    BalasHapus
  8. postingan yang bermanfaat bagi petani jamur... salam. http://nusabudidaya.tk http://bersama.wapka.mobi

    BalasHapus