Assalaamu'alaikum Wr Wb, buat rekat-rekan semua, blog ini hadir hanyalah merupakan sharing pengalaman kami dan rekan-rekan. Jika ada manfaat yang bisa diambil, kami sangat bersyukur dan mohon doa. Jika karena sok tahu kami ada yang dirugikan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga isinya bisa merupakan salah satu referensi. Wassalaamu'alaikum Wr Wb

Galeri photo jamur Step pertumbuhan jamur Bibit PDA F1 F2 Alat Spinner Autoclave Tips beli baglog Berbisnis jamur1 Berbisnis jamur2 Hasil jamur dari baglog Tips kualitas baglog Tips kualitas bibit Desain steamer Desain boiler Kegagalan budidaya Kumbung jamur Perawatan jamur Pola pertumbuhan jamur biaya baglog1 biaya baglog2

Selasa, 09 Maret 2010

Memperbanyak indukan bibit ke F1

Bibit F1 jamur dari biji-bijian jagung


Jika indukan F0/PDA berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah menurunkan
bibit tersebut ke F1.
Tujuannya adalah untuk memperbanyak biakan bibit. Bahan utama yang akan
digunakan adalah biji-bijian/ dalam hal ini jagung.

Syarat biji jagung yang bisa digunakan adalah sebagai berikut :
- masih baru (baru dipanen) bukan yang berumur lamaaa
- Bagus kondisinya, hanya mengandung sedikit biji inti yang rusak
- Tidak ada atau hanya sedikit kontaminasi
- tidak ada jamur dan tidak ada hama
- Tidak lebih dari 12% kelembaban

Cara membuat media F1 dengan jagung adalah sebagai berikut:
1 Rendam jagung selama satu malam dengan takaran 2 liter air per 1kg jagung.
setelah itu cuci dan saring jagung, buang semua airnya.

2 Kukus jagung selama kurang lebih 30-45 menit untuk melunakkan. Lalu
keringkan air dan tebar jagung sehingga mendingin dan mengurangi airnya..

3 Lalu masukkan jagung ke dalam botol, isi cukup 3/4 nya saja

4 Tutup botol dengan kapas, lalu juga dengan plastik juga. Tutup yang rapat

5 Setelah itu masukkan media-media dalam botol tersebut ke dalam autoclave
dan steam dengan tekanan 15 lb/in2 atau sekitar 1Bar (suhu kurang lebih
121 derajat C) selama 30-45menit.

6 Dinginkan dan letakkan di tempat yang steril dan bersih.
Media sudah siap untuk di inokulasikan..

Bersihkan kotak tempat inokulasi, dan sterilkan dengan menyemprotkan alkohol.
lalu masukkan media F1 dan F0 untuk menyuntikkan bibit.
Bersihkan tangan dengan menyemprotkan alkohol.
Nyalakan bunzen api, lalu ambil botol F0, semua proses harus dekat dengan api
untuk menjamin sterilisasi.

Panaskan stik stainlessteel yang akan digunakan untuk mengambil bibit dengan
api bunzen sehingga memerah. Lalu setelah agak mendingin, masukkan ke
botol Fo dan ambil cuilan/potongan bibit F0, tutup segera botol F0 lalu
buka tutup media F1. Masukkan potongan bibit F0 tadi ke dalam media F1.
Tutup segera.

Ingat!!!, seluruh proses harus dekat dengan api bunzen.

Potongan bibit F0 tadi tidak boleh menyentuh apapun sebelum dimasukkan
ke media F1.
Tutup botol F1 dengan segera dengan kapas, lalu tutup juga dengan koran
diberi karet.
O ya.. Lupa.. Koran yang digunakan untuk penutup botol juga harus dalam
keadaan steril.. Dengan kata lain, juga diikutkan waktu proses sterilisasi
steam tadi.
Beri label... Untuk menandai waktu pemberian bibit..
Miselium akan menyebar penuh dalam waktu 10-15 hari..
Botol harus disimpan di tempat yang bersih. Bisa juga disimpan di lemari
pendingin..

Sebagai catatan :
Indukan F1 ini bisa diturunkan ke F2 yang medianya memiliki takaran campuran 1 jagung
2 bekatul 6 serbuk gergaji yang lalu dimasukkan ke dalam botol dan selanjutnya dilakukan
proses sterilisasi menggunakan autoclave.

Untuk indukan F1 dan F2 yang telah jadi ditandai telah menyebarnya miselium, bisa digunakan
sebagai bibit yang akan diinokulasikan ke baglog dalam budidaya jamur tiram putih..

Link terkait :
Membuat indukan F0/PDA
Memperbanyak indukan PDA ke PDA
Rangkuman pembibitan

16 komentar:

  1. Penyebutan untuk urutan turunan bibit dari F0-F1-F2 dan F3, ada juga urutannya dari F1-F2-F3 dan F4, supaya ada standart untuk penyebutan urutan maunya ada kesepakatan. trimakasih

    BalasHapus
  2. Fithrawan Satriyanto27 Maret 2010 14.24

    F0 itu PDA, terus F1 turunanya dan seterusnya. Kalau memang ada penyebutan F1-F2-F3-F4, berarti yang F1 itu apakah PDA..? Maaf saya memang bukan orang pertanian, jadi ga ngerti..

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaikum Mas Fithrawan,

    Saya mau tanya untuk pembuatan PDA, agar putih itu agar yang biasa dijual ditoko2 kan Mas?
    yang paling bagus merk apa ya mas?

    trus saya ada rencana mau pesen Autoclave, itu kalo dikirim ke Bekasi ongkos kirimnya berapa Mas?


    Trus kapasitasnya bisa muat berapa botol ex saus?



    Wassalam

    BalasHapus
  4. Fithrawan Satriyanto31 Maret 2010 21.14

    Wa'alaikumsalaam Wr Wb, pakai agar biasa bisa. merk biasanya aja swallow atau lainnya yang penting warna bening (putih). Autoclave jika dikirim ke Bekasi sekitar Rp.150.000,- untuk tambahan biaya pengirimannya. Kapasitas autoclave bisa memuat 25 botol ex saus.

    BalasHapus
  5. kalau gula dektrosa itu apa mas dan belinya ditoko apa dan harganya berapa per kgnya?kalau bisa mas mohon gambar tungku pemanas yang hemat bbm atau gas. terimakasih sebelumnya dari sugiarto di garut

    BalasHapus
  6. Asslm,
    Mas fitrawan saya sudah bisa mempraktekan membuat bibit F0,F1,F2, dan F3.

    skrng sy lagi bermasalah dgn pembuatan bibit f1,f2 atau f3 dengan media biji-bijian murni khususnya jagung dan gabah.

    Syarat biji-bijian sprt diatas :
    - masih baru (baru dipanen) bukan yang berumur lamaaa
    - Bagus kondisinya, hanya mengandung sedikit biji inti yang rusak
    - Tidak ada atau hanya sedikit kontaminasi
    - tidak ada jamur dan tidak ada hama
    - Tidak lebih dari 12% kelembaban

    tanya ??
    --------
    1. Saya susah mendapatkan biji-bijian yang baru di panen khususnya jagung dan padi, permasalahan apa yg timbul jika kita tdk menggunakan biji2an yg baru di

    petik?? sy sudah sering menggunakan biji yang lama, tp kondisi msh baik tidak ada hama/kutu dan tidak ada masalah... masalah terjadi jk biji berkutu.. bibit

    akan berlendir alias kontam karena bakteri.

    2. Apakah biji jagung baru yang dimaksud adalah biji yang telah mengering di pohon jagung??

    3. "Tidak lebih dari 12% kelembaban", gimana cara mengetahui kadar 12% kelembaban??

    4. sy telah mencoba 0 sampai >8 jam perendaman, jagung yang sy gunakan jagung hibrida (berbiji besar bukan jagung madura yng berbiji kecil dan merah), tetapa

    stlh inokulasi pada umur 8-10 hari miselium telah memenuhi media botol.. tetapi masalah terus muncul.. Muncul bercak2 berwarna kecoklat-coklatan dan berair

    sprti gmbr bibit mas fitrawan diatas gb botol no 2 dr kiri bagian depan dan akan semakin muncul dan berair seiring waktu... apa masalahnya?? setahu sy dr

    penyelidikan dan pengamatan bibit dari CV Volva indonesia bibit berumur sama yg sy buat tidak muncul muncul.. dan dapat bertahan 2 bulan tanpa keluar warna

    kecoklat2an dan hanya berkeringat dan air keringat tidak berwarna kecoklat-coklatan. dan juga bibit yg sy buat mudah tua.. alias bibit mudah tumbuh bakal

    buah/pinhead dalam waktu > 15-20 hari.

    5. Apakah tidak ada formula campuran untuk pembuatan bibit dari media jagung, dari pengamatan sy pd bibit muda umur inokulasi 7-10 hari CV Volva Indonesia,

    ada bahan lain berwarna putih agak kasar tp halus (tdk sprt kapur dolomit yg murah, yg kasar dan berwarna agak kekuningan)... apakah itu rahasia agar bibit bisa tahan lama saat disimpan krn belum digunakan.. dan tidak mudah berkeringat yg menyebabkan bibit mengunig...


    mohon sekali pencerahannya...
    mohon juga pengetahuannya untuk pembuatan bibit menggunakan media gabah.

    trims.


    Wassalam

    BalasHapus
  7. ok maturnuwun postingnya sangat bermanfaat utk saya ;-)

    BalasHapus
  8. Permasalahan mas indra sama seperti saya, apa ya penyebabnya? :-(

    BalasHapus
  9. Assalamu'alaikum Mas Fithrawan,


    Sy rencana mau pesen Autoclave, itu kalo dikirim ke BandAR Lampung ongkos kirimnya berapa Mas?

    BalasHapus
  10. mas, di jawa timur pasar untuk jamur tiram masih terbuka lebar atau tidak?

    terus di jawa timur setiap harinya membutuhkan berapa ton jamur tiram setiap harinya?

    sekalian minta no hp dan alamat rumah mas,, ini alamat email saya rizal2075@yahoo.com

    BalasHapus
  11. sugeng siang... pak de Fithrawan..,
    saya dden, dari demak. saya masi bingung stlah proses f1. untuk proses pembuatan baglog yng berisi serbuk kayu dll. apakah f1 di masukan k dlam baglog langsung br d steam ato baglog di steam dlu untuk sterilisasi bru di masukan fi ke mdia baglog.... mohon bimibnganya pak. mudah2an jenis pembudidayaan ini bs terlihat di mancanegara tentunya dr senior2 untuk ank2negeri bangsa ini... maturnuhun.

    mnta bantuan & bimbingan ilmunya bs di krim lewat Email saya nhi_gates@yahoo.com

    BalasHapus
  12. mas... saya dari Aceh, saya adalah pemula, dan saya sudah baca tulisan mas, terima kasih banyak ya ilmunya, saya mau mencoba membuat FDA, tapi saya masih bingung proses f1 dari FDA dan f2, bagaimana menjaga kumbung tetap lembab? klo pesan auto klav ongkos kirim ke aceh berapa? kirim ke email saya uswa_hasanah2001@yahoo.com

    BalasHapus
  13. Mas klo bleh sya mau mnt nmer hp-nya, atau alamatnya jga gpp,,,, sya ingin skali blajar ttg PDA n F1 ni ... n blog ini sgat mmbantu sya skali.....

    BalasHapus
  14. Permisi...kl boleh gabung sy jg mau dong dikasih info no tlpnya yg bs di hubungi

    BalasHapus
  15. Permisi...kl boleh gabung sy jg mau dong dikasih info no tlpnya yg bs di hubungi

    BalasHapus
  16. Mohon informasi untuk pemesanan F1 ke 081803794904

    BalasHapus